Selular.id – Sebelum tren AI meledak seperti sekarang, Sony dan Microsoft kabarnya menyiapkan konsol terbaru mereka, PlayStation 6 (PS6) dan Xbox Next, agar bisa dirilis pada 2027.
Tampaknya rencananya ini terancam diundur gara-gara kelangkaan RAM akibat gelombang AI.
Saat ini, perusahaan teknologi raksasa di seluruh dunia berbondong-bondong membangun server raksasa untuk menghidupkan otak AI mereka.
Masalahnya, “otak” ini butuh asupan RAM dalam jumlah yang luar biasa besar dan spesifikasi yang sangat tinggi.
Efeknya pun merembet ke mana-mana. Stok RAM yang tadinya dialokasikan untuk perangkat hiburan seperti konsol dan PC, justru tersedot habis oleh industri AI.
Artinya, stok RAM pun semakin sedikit, permintaan selangit, dan harganya langsung meroket gila-gilaan.
Mengutip beberapa sumber, Sony dan Microsoft biasanya menjual konsol dengan margin keuntungan yang tipis (bahkan rugi di awal) demi menggaet banyak pemain.
Namun, dengan harga RAM yang naik sampai ratusan persen, mereka menghadapi pilihan sulit.
Baca juga:
- Peluncuran PS6 Terancam Mundur Akibat Krisis Harga RAM Global
- Saat Xbox Ubah Strategi Bisnis, Fokus Cloud Gaming Ketimbang Jualan Konsol
Pilihan mereka adalah, tetap rilis sesuai jadwal, tapi harga konsol bisa jadi sangat mahal — prediksinya bisa tembus USD800 – USD1.000 atau sekitar Rp15-18 jutaan, atau menunda jadwal rilis ke tahun 2029 ke atas, sambil menunggu produsen RAM menambah kapasitas pabrik mereka supaya harga kembali stabil.
Bocoran spek PlayStation 6 & Next Xbox
Lantas, seperti apa sih jeroan yang bikin harganya selangit itu? Dilansir dari TechPowerUp, kedua konsol ini memang tidak main-main soal spek, terutama karena mereka juga ingin menyuntikkan fitur AI di dalamnya:
PlayStation 6: Kabarnya akan menggunakan arsitektur AMD Zen 6 untuk CPU dan RDNA 5 untuk grafisnya. Sony dirumorkan bakal melompat ke RAM sebesar 24 GB hingga 30 GB GDDR7.
Fokusnya? Ray tracing yang 6-12 kali lebih kencang dibanding PS5 dan fitur AI upscaling untuk dapet resolusi 4K yang super mulus di 120 FPS.
Xbox Next : Dukungan RAM hingga 36 GB atau bahkan 48 GB. Xbox baru ini juga dirumorkan punya chip khusus bernama NPU (Neural Processing Unit) untuk menangani “Neural Rendering”
Penundaan ini secara tidak langsung bikin masa pakai konsol yang ada sekarang seperti PS5 Pro dalam jangka waktu yang lebih panjang.
Dengan kata lain, gamer tidak perlu merasa “ketinggalan zaman” terlalu cepat.
Tapi di sisi lain, kalau harga PS6 nanti beneran tembus belasan juta rupiah gara-gara RAM, Sony dan Microsoft bakal punya PR besar, yakni harus bisa meyakinkan gamer kenapa harus beli konsol mahal — sedangkan harga segitu sudah bisa untuk merakit PC gaming yang spesifikasinya tidak kalah gahar.





