Thursday, 29 January 2026
Selular.ID -

Kelangkaan Chip Global Kian Parah, Indonesia Harus Lakukan Hal Ini

BACA JUGA

Selular.id – Sektor teknologi global saat ini dilanda kelangkaan chip yang kian parah yang disebabkan salah satunya permintaan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI). Dengan kekuatan sumber daya alam, Indonesia berpotensi menjadi produsen semikonduktor global.

Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) mendorong peralihan menuju produksi semikonduktor yang bernilai tambah tinggi dan juga membuka peluang ekonomi baru.

Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamenkomdigi) Nezar Patria mengatakan bahwa Indonesia perlu segera masuk ke rantai pasokan global semikonduktor sebagai langkah realistis dalam waktu dekat.

“Kita masuk dulu ke rantai pasokan global. Di komponen yang strategis, kita harus ada. Dari situ daya tawar Indonesia akan tumbuh,” ujar Nezar, Kamis (29/1/2026).

Indonesia dinilai memiliki modal awal yang kuat. Hal itu karena salah satunya RI punya cadangan pasir silika yang menjadi bahan baku silicon wafer, komponen utama dalam produksi chip semikonduktor.

Nezar menjelaskan lonjakan industri AI telah meningkatkan kebutuhan silicon wafer secara signifikan.

Kelangkaan chip global menjadi peluang bagi negara yang memiliki bahan baku besar seperti Indonesia.

“Permintaan silicon wafer sangat tinggi karena industri AI berkembang pesat. Ini momentum yang jarang dan harus dimanfaatkan,” ungkapnya.

Baca juga:

Selain sumber daya alam, posisi Indonesia yang netral di tengah ketegangan geopolitik global dinilai strategis.

Pemerintah melihat peluang menarik mitra dari berbagai negara sekaligus memastikan terjadinya transfer teknologi.

“Yang kita kejar itu transfer teknologi. Kalau hanya tenaga kerja, dampak jangka panjangnya kecil,” ucap Wamenkomdigi.

Untuk menumbuhkan ekosistem industri nasional, Komdigi telah menjalankan kebijakan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN), di mana produk handphone, komputer genggam, dan tablet yang dipasarkan itu wajib memenuhi TKDN minimal 35%.

Menurut Nezar, kebijakan tersebut membuka ruang tumbuhnya rantai pasok dalam negeri. Produksi lokal akan berkembang seiring meningkatnya kebutuhan komponen di dalam negeri.

Melalui langkah ini, pemerintah menargetkan industri teknologi nasional naik kelas.

Tidak hanya merakit, tetapi ikut menentukan posisi Indonesia dalam industri semikonduktor global dan menciptakan manfaat ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat.

- Advertisement 1-

BERITA TERKAIT

BERITA PILIHAN

BERITA TERBARU