Saturday, 31 January 2026
Selular.ID -

iPhone 18 Pro dan iPhone Fold Siap Usung Teknologi Kamera Mutakhir

BACA JUGA

Selular.id – Apple dilaporkan tengah mempersiapkan lompatan besar pada sektor fotografi untuk lini perangkat masa depannya, khususnya pada iPhone 18 Pro dan perangkat layar lipat perdana yang kerap dijuluki iPhone Fold.

Bocoran terbaru mengungkapkan bahwa raksasa teknologi asal Cupertino ini bakal menyematkan teknologi variable aperture atau bukaan lensa yang dapat berubah-ubah pada kamera utama.

Langkah ini menandai pergeseran signifikan dalam strategi perangkat keras Apple, mengingat selama bertahun-tahun perusahaan ini lebih memilih lensa dengan bukaan tetap yang dioptimalkan melalui pemrosesan perangkat lunak.

Informasi yang bersumber dari analis rantai pasok terkemuka ini mengindikasikan bahwa sistem kamera pada iPhone 18 Pro akan memungkinkan pengguna atau sistem secara otomatis mengatur seberapa banyak cahaya yang masuk ke sensor.

Dalam skenario fotografi profesional, fitur ini sangat krusial untuk mengontrol depth-of-field secara fisik, bukan sekadar manipulasi digital lewat mode potret.

Dengan bukaan yang bisa disesuaikan, pengguna dapat menghasilkan efek bokeh yang lebih natural pada bukaan lebar, atau mendapatkan detail yang tajam di seluruh bidang foto saat menggunakan bukaan kecil dalam kondisi cahaya melimpah.

Langkah Apple untuk menghadirkan fitur ini pada tahun 2026 mendatang dianggap sebagai respon terhadap dinamika persaingan di pasar ponsel flagship.

Beberapa produsen Android sebelumnya memang sudah mengeksplorasi teknologi serupa, namun Apple tampaknya ingin memastikan integrasi yang lebih mulus antara mekanik lensa dengan cip A-series terbarunya.

Kehadiran variable aperture ini diprediksi tidak hanya terbatas pada model Pro konvensional, tetapi juga menjadi fitur unggulan pada iPhone lipat yang sudah lama dinantikan oleh para loyalis merek tersebut.

Implementasi kamera pada iPhone Fold menjadi perhatian khusus karena tantangan teknis dalam menjaga ketipisan bodi perangkat saat dalam posisi terlipat.

Apple kabarnya sedang bekerja sama dengan mitra manufaktur seperti Sunny Optical dan Largan Precision untuk memproduksi modul kamera yang lebih ringkas namun tetap bertenaga.

Kehadiran teknologi ini di perangkat lipat akan memposisikan iPhone Fold tidak hanya sebagai perangkat produktivitas dengan layar lebar, tetapi juga sebagai alat pembuat konten kelas atas yang mampu menyaingi kamera DSLR dalam beberapa aspek fungsionalitas.

Selain mekanisme bukaan lensa, Apple juga disebut-sebut bakal meningkatkan kemampuan sensor pada kamera ultra-lebar dan telefoto untuk memastikan konsistensi warna serta detail di seluruh lensa.

Selama ini, perbedaan kualitas antar-lensa masih sering menjadi keluhan di kalangan pengguna profesional. Dengan iPhone 18 Pro, Apple berupaya memperkecil celah tersebut sehingga transisi saat melakukan zooming terasa lebih halus dan tidak menunjukkan perubahan saturasi atau ketajaman yang mencolok.

Dinamika bisnis di balik pengembangan ini juga memperlihatkan ambisi Apple untuk memperkuat cengkeramannya di segmen premium.

Dengan harga komponen yang diperkirakan akan meningkat akibat teknologi lensa yang lebih kompleks ini, Apple kemungkinan besar akan memposisikan iPhone 18 Pro dan iPhone Fold sebagai perangkat ultra-premium.

Bagi para fotografer seluler, pembaruan ini merupakan jawaban atas kebutuhan kontrol manual yang lebih presisi, sesuatu yang selama ini sering kali terbatas pada pengaturan ISO dan shutter speed di aplikasi pihak ketiga.

Ke depan, penggunaan sensor kamera dengan teknologi stacked yang lebih canggih diprediksi akan menemani fitur variable aperture tersebut.

Hal ini memungkinkan pemrosesan gambar yang lebih cepat dan pengurangan noise yang lebih efektif, terutama saat mengambil foto di lingkungan minim cahaya.

Apple tampak ingin memastikan bahwa meskipun resolusi megapiksel bukan merupakan fokus utama untuk terus ditingkatkan, kualitas optik dan fungsionalitas fisik kamera tetap menjadi standar emas di industri smartphone.

Integrasi perangkat lunak berbasis kecerdasan buatan juga akan memainkan peran penting dalam mengelola mekanisme fisik kamera ini.

Sistem operasi iOS versi masa depan kemungkinan besar akan memiliki algoritma cerdas yang mampu menentukan kapan lensa harus berpindah ke bukaan tertentu berdasarkan objek yang dideteksi oleh sensor.

Kemampuan ini akan memberikan kemudahan bagi pengguna awam untuk mendapatkan hasil foto layaknya profesional tanpa harus memahami kerumitan teknis fotografi.

Perkembangan teknologi kamera pada iPhone 18 Pro dan iPhone Fold ini mempertegas tren bahwa inovasi perangkat keras tetap menjadi tulang punggung bagi Apple di tengah gempuran fitur-fitur berbasis perangkat lunak murni.

Seiring dengan semakin dekatnya tahun 2026, detail mengenai spesifikasi teknis modul kamera ini diperkirakan akan semakin banyak muncul dari rantai produksi di Asia, memberikan gambaran yang lebih utuh tentang bagaimana Apple mendefinisikan ulang standar fotografi seluler di masa depan.

Baca juga : iPhone 16 Laris Manis, Apple Cetak Rekor Penjualan Tertinggi Sepanjang Sejarah

- Advertisement 1-

BERITA TERKAIT

BERITA PILIHAN

BERITA TERBARU