Saturday, 31 January 2026
Selular.ID -

Ini Platform Layanan Antar Makanan yang Jadi Raja di Asia Tenggara

BACA JUGA

Selular.id – Grab Holdings Ltd. masih jadi juara dalam peta persaingan bisnis jasa antar makanan online di wilayah Asia Tenggara, yang mencakup Singapura, Indonesia, Malaysia, Thailand, Vietnam, dan.Filipina.

Sepanjang 2025 pangsa pasar unit bisnis food-delivery Grab ini bahkan naik menjadi 55% dibandingkan 53,8% secara yoy.

Pada peringkat dua tahun ini ShopeeFood berhasil menggeser posisi FoodPanda dengan pangsa pasar berdasarkan nilai total transaksi penjualan barang melalui platform (Gross Merchandise Value/GMV).

Secara outstanding, layanan food-delivery di kawasan mencatatkan angka US$22,7 miliar atau bertumbuh 18% yoy, menyutip laporan Momentum Works, Kamis (29/1/2026).

Khusus negara Indonesia dilaporkan GVM pada bisnis yang sama, berkontribusi 28,19% atau menempati porsi terbesar atau setara dengan US$6,4 miliar di 2025.

Berdasarkan pertumbuhan GVM, Thailand menjadi pememang di ASEAN sekitar 22% (yoy), diikuti dengan tiga negara lain, Indonesia, Malaysia, dan Vietnam sekitar 18-19% (yoy)

Di sisi lain, para pelaku usaha utama terus mencari cara mengejar efisiensi secara operasi serta pengetatan anggaran.

Hal ini didukung dengan temuan bahwa pertumbuhan GVM layanan pengantaran makanan berbasis aplikasi hanya dipengaruhi oleh tingginya frekuensi pesanan dan jumlah pemesan, bukan dalam hal nilai order.

Baca juga:

“Pada bagian lain, nilai rata-rata per-transaksi (average order value/AOV) justru menurun karena strategi dari pengelola platform dalam meningkatkan kemampuan atas harga,” terang Momentum Works dalam keterangannya, (31/1/2026).

Sepanjang tahun lalu, rivalitas antar pengelola bisnis food-delivery sengit dalam hal merebut pelanggan.

Mereka menghadirkan penawaran biaya jasa antar terendah demi menggenjot order secara luas. Hal yang secara langsung juga berdampak pada perluasan pasar.

Rekomendasi makanan yang dipesan via halaman feed dan promosi menjadi daya tarik utama pengguna platform, tidak lagi berbasiskan kolom pencarian.

“Dengan kontrol pemesanan makan di luar, iklan, data, dan discovery, platform antar makanan lewat ojek daring makin membentuk cara pedagang menetapkan harga, mempromosikan, dan bersaing.

Ketergantungan pedagang pada platform semakin meningkat,” tegas perusahaan konsultan bisnis dan VC asal Singapura ini.

Nilai transaksi Grab hanya di Indonesia juga paling tinggi dengan pangsa pasar 46%, unggul dari dua pemain utama food-delivery lain GoFood (31%) dan ShopeeFood (23%).

- Advertisement 1-

BERITA TERKAIT

BERITA PILIHAN

BERITA TERBARU