Selular.ID – Infinix GT 50 Pro muncul dalam daftar benchmark Geekbench dengan skor unggul dan diperkirakan akan memakai chipset MediaTek Dimensity 8400 Ultimate, menunjukkan bahwa smartphone ini semakin dekat peluncurannya sekaligus siap memperkuat lini perangkat performa tinggi dari Infinix.
Informasi ini terungkap dari database pengujian Geekbench yang mencantumkan unit dengan nomor model X6891, umum diasosiasikan sebagai GT 50 Pro.
Dalam hasil pengujian Geekbench, perangkat yang diyakini sebagai Infinix GT 50 Pro mencatat skor sekitar 1.612 poin untuk pengujian single-core dan 6.686 poin untuk multi-core, angka yang mencerminkan performa CPU yang kompetitif di kelas menengah atas.
Skor ini menandai peningkatan yang kuat dibanding generasi sebelumnya, sekaligus memberikan gambaran awal tentang kapasitas pemrosesan alat sebelum peluncuran resminya.
Benchmark juga mengungkap detail teknis dari susunan inti prosesor. Konfigurasi CPU menunjukkan satu inti utama dengan kecepatan hingga 3,25 GHz, tiga inti performa di 3,00 GHz, dan empat inti efisiensi bekerja pada 2,10 GHz.
Kombinasi ini menunjukkan keseimbangan antara kinerja tinggi dan efisiensi daya yang ditawarkan oleh chipset Dimensity 8400 Ultimate yang diperkirakan menjadi otak utama smartphone ini.
Selain itu, model yang diuji dilaporkan menjalankan Android 16 dan dilengkapi RAM 12 GB, menandakan konfigurasi memori yang lapang untuk tugas multitasking dan gaming berat.
Adanya informasi ini melalui Geekbench memberi sinyal bahwa perangkat sudah masuk fase uji internal lebih lanjut oleh Infinix sebelum peluncuran resmi.
Perkembangan ini mengikuti tren seri GT dari Infinix yang dikenal fokus pada performa dan gaming.
Generasi sebelumnya, GT 30 Pro, menjadi tonggak awal performa tinggi di keluarga GT. Sekarang, GT 50 Pro terlihat mengusung peningkatan signifikan dari sisi chipset dan konfigurasi memori, sesuatu yang menjadi daya tarik utama bagi pengguna yang mencari pengalaman pemakaian lebih lancar pada berbagai aktivitas berat.
Geekbench sendiri adalah salah satu platform benchmark yang mengukur kemampuan prosesor dan memori perangkat melalui berbagai tes simulasi kehidupan nyata.
Angka skor single-core mencerminkan kecepatan inti utama menyelesaikan tugas sederhana, sementara skor multi-core menunjukkan kemampuan keseluruhan sistem ketika menjalankan tugas berat atau paralel.
Informasi awal ini belum mengungkap detail lain seperti layar, konfigurasi kamera, atau kapasitas baterai Infinix GT 50 Pro.
Namun, bocoran sebelumnya dari berbagai sumber non-resmi menunjukkan kemungkinan perangkat bakal membawa layar AMOLED dengan refresh rate tinggi, serta baterai berkapasitas besar mendukung aktivitas panjang, terutama gaming.
Skor benchmark yang tampil juga dibandingkan oleh media lain yang sempat memuat hasil data serupa, meskipun angka sedikit berbeda tergantung versi tes yang digunakan.
Sumber lain melaporkan skor single-core mencapai 1.636 poin dan skor multi-core 6.816 poin, tetap menguatkan dugaan bahwa Dimensity 8400 akan menjadi andalan performa perangkat ini.
Dimensity 8400 sendiri merupakan chipset kelas menengah atas yang dibuat dengan proses fabrikasi 4 nm, dan dikenal memberikan kombinasi kinerja yang solid serta efisiensi energi tinggi.
Proses fabrikasi 4 nm mengacu pada ukuran transistor di dalam chip yang sangat kecil, sehingga konsumsi daya lebih rendah dan performa tetap tangguh.
Sementara itu, rumor lain yang beredar menjelaskan bahwa Infinix sengaja melewatkan nama GT 40 Pro dan langsung menaikkan seri ke GT 50 Pro, kemungkinan untuk menyesuaikan dengan strategi pemasaran di beberapa pasar Asia yang menghindari angka tertentu.
Meski belum ada pengumuman resmi dari Infinix mengenai tanggal peluncuran atau harga, kemunculan GT 50 Pro di database benchmarking biasanya menjadi indikator kuat bahwa peluncuran semakin dekat.
Hal ini membuka peluang perangkat debut dalam beberapa minggu atau bulan mendatang, tergantung strategi pemasaran Infinix di berbagai wilayah.
Munculnya Infinix GT 50 Pro di Geekbench memberi gambaran konkret tentang arah perkembangan lini GT Series, sekaligus memperkuat ekspektasi terhadap perangkat yang ditujukan untuk pengguna yang mengutamakan performa tinggi.
Pergerakan ini juga mencerminkan bagaimana Infinix terus memperluas portofolio produknya di era smartphone dengan tuntutan performa yang semakin kompleks.
Baca juga : Rekomendasi HP Infinix AI Rp1 jutaan RAM 8GB





