Sunday, 25 January 2026
Selular.ID -

Gaya Baru Rantai Pasok Apple, Intel Siap Garap Chip iPhone Masa Depan

BACA JUGA

Selular.ID – Apple dikabarkan tengah menjajaki kerja sama strategis dengan Intel untuk memproduksi sebagian chip iPhone di masa mendatang guna mendiversifikasi rantai pasokannya.

Langkah ini menandai potensi kembalinya hubungan kerja sama antara kedua raksasa teknologi tersebut, namun dengan skema yang berbeda dibandingkan satu dekade lalu saat Mac masih menggunakan prosesor Intel.

Laporan terbaru dari analis Jeff Pu melalui firma investasi GF Securities menyebutkan bahwa Intel kemungkinan besar akan berperan sebagai mitra fabrikasi atau manufaktur.

Dalam skema ini, Apple tetap memegang kendali penuh atas desain arsitektur chip secara mandiri (in-house), sementara Intel melalui unit bisnis produksinya hanya bertugas mencetak komponen tersebut menggunakan teknologi manufaktur terbaru mereka.

Prediksi yang muncul menunjukkan bahwa Intel akan mulai memasok chip untuk sebagian model iPhone, khususnya varian non-Pro, setidaknya pada tahun 2028.

Teknologi manufaktur yang akan digunakan adalah proses 14A milik Intel, yang saat ini sedang dalam tahap pengembangan intensif agar siap diproduksi massal pada waktunya.

Meski demikian, TSMC (Taiwan Semiconductor Manufacturing Company) tetap diproyeksikan sebagai mitra utama yang memproduksi chip seri Pro yang paling canggih.

Rencana diversifikasi ini bukan tanpa alasan kuat. Selama bertahun-tahun, Apple sangat bergantung pada TSMC untuk seluruh kebutuhan prosesor perangkat selulernya.

Namun, dinamika geopolitik global dan kebutuhan akan stabilitas pasokan mendorong raksasa asal Cupertino tersebut untuk mencari alternatif.

Dengan menggandeng Intel, Apple tidak hanya mengurangi risiko ketergantungan pada satu wilayah produksi, tetapi juga mendapatkan posisi tawar yang lebih kuat dalam hal biaya dan kapasitas produksi.

Selain untuk lini iPhone, analis industri lain seperti Ming-Chi Kuo juga memberikan bocoran bahwa kerja sama ini bisa terjadi lebih awal.

Intel diprediksi akan mulai memproduksi chip seri M kelas bawah untuk perangkat Mac dan iPad tertentu pada pertengahan 2027 melalui proses fabrikasi 18A.

Langkah ini dianggap sebagai “pemanasan” sebelum Intel menangani pesanan chip iPhone yang volumenya jauh lebih masif dan memiliki standar efisiensi daya yang sangat ketat.

Hubungan Apple dan Intel sendiri memiliki sejarah panjang yang cukup berwarna. Sebelumnya, Intel merupakan penyedia tunggal prosesor untuk lini Mac selama belasan tahun sebelum Apple akhirnya meluncurkan chip buatannya sendiri, Apple Silicon, pada 2020.

Selain itu, Intel juga sempat menjadi pemasok modem seluler untuk beberapa generasi iPhone sebelum Apple akhirnya beralih sepenuhnya ke Qualcomm.

Peluang kemitraan ini menjadi angin segar bagi Intel yang sedang berupaya keras membangkitkan divisi foundry atau pabrik chip mereka untuk bersaing dengan TSMC dan Samsung.

Mendapatkan Apple sebagai klien untuk produk sekelas iPhone tentu akan menjadi validasi besar bagi kualitas teknologi manufaktur Intel di kancah internasional.

Bagi konsumen, perubahan di balik layar ini kemungkinan besar tidak akan memberikan perbedaan yang kasat mata pada performa perangkat. Hal ini dikarenakan standar kualitas dan desain akhir tetap ditentukan sepenuhnya oleh para insinyur Apple.

Fokus utama dari strategi ini adalah memastikan ketersediaan unit di pasar tetap aman tanpa terpengaruh oleh kendala produksi tunggal di masa depan.

Baca juga : Apple Siapkan Siri Chatbot Baru, Siap Tantang ChatGPT dan Google

- Advertisement 1-

BERITA TERKAIT

BERITA PILIHAN

BERITA TERBARU