Rabu, 21 Januari 2026
Selular.ID -

Fitur Tersembunyi iPhone Bisa Rekam dan Transkrip Suara

BACA JUGA

Selular.ID – Apple diam-diam menyematkan fitur perekaman suara dengan transkripsi otomatis di iPhone, yang memungkinkan pengguna merekam audio sekaligus mengubahnya menjadi teks secara langsung, tanpa aplikasi tambahan, melalui aplikasi bawaan iOS.

Fitur ini tersedia pada versi iOS terbaru dan bekerja lewat integrasi sistem, meski tidak ditampilkan sebagai menu utama seperti pada Android.

Secara fungsional, fitur ini memungkinkan pengguna iPhone merekam percakapan, wawancara, atau catatan suara, lalu mendapatkan hasil transkripsi teks secara otomatis.

Namun, dibandingkan dengan aplikasi perekam suara di Android—seperti Google Recorder—hasilnya masih memiliki keterbatasan, baik dari sisi akurasi, kemudahan akses, maupun fitur lanjutan.

Cara Kerja Fitur Rekam dan Transkripsi di iPhone

Berbeda dari Android yang menyediakan aplikasi khusus perekam suara berbasis AI, iPhone mengandalkan aplikasi Notes sebagai pintu masuk fitur ini.

Pengguna dapat merekam audio langsung dari Notes, dan sistem iOS akan memproses transkripsi secara otomatis di latar belakang.

Secara garis besar, prosesnya sebagai berikut:

  • Buka aplikasi Notes
  • Buat catatan baru atau pilih catatan yang sudah ada
  • Ketuk ikon lampiran lalu pilih Rekam Audio

Setelah perekaman selesai, iOS akan menampilkan opsi transkripsi otomatis

Hasil transkripsi tersimpan bersama file audio dan dapat diakses kembali kapan saja. Apple memproses data ini secara on-device untuk menjaga privasi pengguna, sejalan dengan kebijakan privasi perusahaan yang selama ini menjadi diferensiasi utama.

Namun karena fitur ini tidak berdiri sebagai aplikasi mandiri, banyak pengguna iPhone yang tidak menyadari keberadaannya. Tidak ada penjelasan eksplisit di menu pengaturan, dan Apple juga tidak mempromosikannya secara luas dalam materi pemasaran iOS.

Akurasi Masih Tertinggal dari Android

Meski secara teknis berfungsi, kualitas transkripsi di iPhone masih belum konsisten, terutama dalam kondisi audio yang kompleks. Berdasarkan pengujian yang diulas TechRadar, sistem iOS kerap kesulitan mengenali:

  • Aksen non-Inggris atau campuran bahasa
  • Percakapan dengan lebih dari satu pembicara
  • Audio dengan noise latar tinggi
  • Istilah teknis atau nama khusus

Memberikan transkripsi real-time dengan akurasi tinggi

Perbedaan pendekatan ini membuat pengalaman pengguna Android terasa lebih matang, terutama bagi jurnalis, peneliti, mahasiswa, dan profesional yang bergantung pada perekaman suara sehari-hari.

Bahasa dan Fitur Lanjutan Masih Terbatas

Keterbatasan lain dari fitur transkripsi iPhone adalah dukungan bahasa yang belum merata. Meski Apple terus menambah bahasa baru di iOS, performa transkripsi untuk bahasa selain Inggris—termasuk Bahasa Indonesia—belum selalu optimal.

Selain itu, fitur lanjutan yang umum ditemukan di Android masih absen di iPhone, seperti:

  • Highlight otomatis poin penting
  • Ekspor teks ke format dokumen
  • Sinkronisasi lintas perangkat berbasis cloud
  • Pencarian kata kunci dalam arsip audio

Apple memang menyediakan ekosistem yang terintegrasi rapi, namun dalam konteks perekaman dan transkripsi suara, pendekatan ini masih terasa konservatif.

Untuk saat ini, fitur rekam dan transkripsi di iPhone lebih cocok sebagai alat bantu ringan, bukan solusi utama bagi pengguna yang membutuhkan transkripsi akurat dan kaya fitur.

Baca Juga:Harga iPhone 14 di 2026 Turun Rp4,3 Juta di Indonesia

Perkembangan selanjutnya akan sangat bergantung pada seberapa agresif Apple mengintegrasikan AI ke dalam pengalaman iOS, tanpa mengorbankan prinsip privasi yang menjadi fondasi brand tersebut.

- Advertisement 1-

BERITA TERKAIT

BERITA PILIHAN

BERITA TERBARU