Monday, 26 January 2026
Selular.ID -

Dimensity 8450 vs Snapdragon 8 Gen 3, Adu Otak HP Flagship

BACA JUGA

Kamera dan ISP

Dalam hal fotografi, Snapdragon 8 Gen 3 dibekali ISP Spectra terbaru yang mendukung sensor kamera resolusi tinggi, perekaman video 8K, serta pemrosesan HDR lebih kompleks.

Qualcomm juga menonjolkan kemampuan low-light dan AI semantic segmentation untuk hasil foto lebih presisi.

Dimensity 8450 tidak kalah agresif dengan ISP Imagiq generasi baru.

MediaTek memfokuskan pengolahan gambar berbasis AI untuk stabilitas warna, pengurangan noise, dan efisiensi pemrosesan video.

Kedua chipset mendukung konfigurasi kamera flagship, termasuk multi-camera simultan dan perekaman video resolusi tinggi, dengan pendekatan optimasi yang sedikit berbeda.

Konektivitas dan Fitur Tambahan

Dari sisi konektivitas, keduanya sudah mendukung jaringan 5G generasi terbaru, WiFi 7, dan Bluetooth versi mutakhir.

Snapdragon 8 Gen 3 dikenal unggul dalam integrasi modem dan stabilitas koneksi global.

Dimensity 8450 menawarkan keunggulan pada efisiensi modem dan konsumsi daya jaringan, yang menjadi nilai tambah bagi produsen yang mengincar daya tahan baterai lebih lama.

Fitur pendukung lain seperti keamanan berbasis hardware, dukungan layar resolusi tinggi, dan refresh rate adaptif sudah menjadi standar di kedua chipset.

Strategi Pasar dan Arah Industri

Secara strategis, Snapdragon 8 Gen 3 masih menjadi pilihan utama banyak merek flagship global, terutama untuk pasar premium.

Reputasi Qualcomm yang kuat di segmen atas membuatnya tetap dominan.

Namun, Dimensity 8450 mencerminkan ambisi MediaTek yang semakin serius di kelas flagship.

Dengan performa yang semakin mendekat dan efisiensi daya sebagai nilai jual, MediaTek kini menjadi alternatif nyata bagi produsen smartphone.

Persaingan ini sekaligus mencerminkan dinamika industri chipset mobile yang semakin kompetitif, dengan inovasi berfokus pada AI, efisiensi, dan pengalaman pengguna menyeluruh.

Kesimpulan

Adu Dimensity 8450 vs Snapdragon 8 Gen 3 menunjukkan bahwa pasar chipset flagship tidak lagi dikuasai satu pemain.

Qualcomm masih unggul dalam performa puncak dan ekosistem, sementara MediaTek menawarkan pendekatan seimbang antara kinerja dan efisiensi.

Ke depan, persaingan ini berpotensi mendorong inovasi lebih cepat dan memberikan lebih banyak pilihan bagi produsen maupun konsumen.

Bagi pengguna, hasil akhirnya adalah smartphone flagship dengan kemampuan yang semakin cerdas, bertenaga, dan relevan dengan kebutuhan modern.

- Advertisement 1-

BERITA TERKAIT

BERITA PILIHAN

BERITA TERBARU