Jumat, 23 Januari 2026
Selular.ID -

Apple Siapkan Siri Chatbot Baru, Siap Tantang ChatGPT dan Google

BACA JUGA

Selular.ID – Apple dilaporkan tengah mengubah arah pengembangan Siri dengan menyiapkan versi chatbot berbasis kecerdasan artifisial generatif yang lebih canggih, berpotensi bersaing langsung dengan ChatGPT dan Google Gemini.

Langkah ini muncul setelah Apple sebelumnya terkesan berhati-hati dalam merespons ledakan teknologi AI generatif yang mengubah lanskap industri teknologi global sejak 2023.

Laporan terbaru menyebutkan bahwa Apple kini mengambil pendekatan lebih agresif terhadap pengembangan Siri.

Asisten virtual yang selama ini dikenal terbatas pada perintah sederhana tersebut disebut akan berevolusi menjadi chatbot percakapan yang mampu memahami konteks lebih dalam, menjawab pertanyaan kompleks, dan berinteraksi secara lebih natural dengan pengguna.

Perubahan strategi ini menandai about-face Apple terhadap pengembangan Siri, setelah sebelumnya perusahaan lebih fokus pada integrasi AI secara tertutup dan berbasis perangkat (on-device processing).

Kini, Apple disebut mulai membuka kemungkinan Siri menjadi pusat pengalaman AI di ekosistem iPhone, iPad, dan Mac.

Perubahan Arah Strategi Apple terhadap Siri
Sejak diperkenalkan pada 2011, Siri menjadi salah satu pionir asisten digital di smartphone.

Namun, dalam satu dekade terakhir, perkembangannya relatif tertinggal dibandingkan pesaing seperti Google Assistant dan Amazon Alexa, terutama dalam hal pemahaman bahasa alami dan fleksibilitas percakapan.

Laporan dari TechRadar menyebutkan bahwa Apple kini meninjau ulang pendekatan tersebut.

Siri tidak lagi hanya difokuskan sebagai asisten berbasis perintah suara, melainkan diarahkan menjadi chatbot AI generatif yang mampu berinteraksi seperti percakapan manusia.

Perubahan ini tidak lepas dari tekanan kompetitif. Kehadiran ChatGPT, Gemini, dan berbagai model AI generatif lain telah mengubah ekspektasi pengguna terhadap cara berinteraksi dengan teknologi.

Apple dinilai tidak bisa lagi mengandalkan pendekatan konservatif jika ingin tetap relevan di era AI.

Siri Generasi Baru dan Ambisi AI Apple
Dalam laporan yang beredar, Apple disebut sedang mengembangkan model bahasa besar (large language model/LLM) internal yang menjadi fondasi Siri generasi baru.

Model ini dirancang untuk memungkinkan Siri menjawab pertanyaan terbuka, merangkum informasi, hingga membantu produktivitas pengguna secara lebih kontekstual.

Berbeda dengan pendekatan kompetitor yang banyak mengandalkan pemrosesan berbasis cloud, Apple tetap menekankan aspek privasi dan keamanan data.

Perusahaan disebut berupaya menyeimbangkan kemampuan AI generatif dengan prinsip pemrosesan lokal, meski untuk fungsi tertentu tetap membutuhkan dukungan server.

Pendekatan ini sejalan dengan filosofi Apple yang selama ini menempatkan privasi sebagai nilai jual utama.

Namun, tantangannya adalah bagaimana menghadirkan kemampuan setara ChatGPT tanpa mengorbankan performa dan pengalaman pengguna.

Potensi Kompetisi Langsung dengan ChatGPT dan Google
Jika pengembangan ini terealisasi, Siri versi terbaru berpotensi masuk ke arena kompetisi langsung dengan ChatGPT dan Google Gemini.

Perbedaannya, Siri akan terintegrasi secara mendalam ke dalam ekosistem Apple, mulai dari sistem operasi hingga aplikasi bawaan.

Integrasi ini memberi Apple keunggulan struktural. Siri dapat mengakses fungsi sistem, aplikasi, dan data pengguna (dengan izin) secara lebih luas dibanding chatbot pihak ketiga.

Hal ini membuka peluang penggunaan AI yang lebih praktis dalam aktivitas harian, seperti:
• Mengelola jadwal dan dokumen lintas aplikasi
• Membantu penulisan pesan, email, atau catatan
• Memberikan rekomendasi berbasis konteks penggunaan perangkat
• Mengontrol perangkat pintar dalam ekosistem Apple

Meski demikian, tantangan terbesar Apple adalah menyamai kecepatan inovasi pesaing yang sudah lebih dulu merilis dan menyempurnakan chatbot AI mereka ke publik.

Mengapa Apple Terlihat Terlambat?
Kesan Apple tertinggal dalam perlombaan AI generatif kerap muncul dalam dua tahun terakhir.

Namun, sejumlah analis menilai keterlambatan ini lebih disebabkan oleh pendekatan Apple yang berhati-hati, bukan ketiadaan teknologi.

Apple selama ini fokus mengintegrasikan AI secara senyap ke berbagai fitur, seperti fotografi komputasional, pengenalan wajah, dan optimasi performa perangkat.

AI bekerja di latar belakang, bukan sebagai produk yang ditonjolkan secara eksplisit.
Namun, perubahan ekspektasi pasar memaksa Apple menyesuaikan strategi.

AI kini tidak lagi sekadar fitur pendukung, melainkan menjadi antarmuka utama interaksi pengguna dengan perangkat.

Dalam konteks ini, Siri menjadi titik masuk paling logis bagi Apple untuk menghadirkan AI generatif ke pengguna.

Dampak bagi Ekosistem iPhone dan Perangkat Apple
Jika Siri berevolusi menjadi chatbot AI generatif, dampaknya akan terasa luas di seluruh ekosistem Apple. iPhone, iPad, dan Mac berpotensi memiliki antarmuka AI terpadu yang mampu memahami kebutuhan pengguna secara lintas perangkat.

Bagi pengembang aplikasi, perubahan ini juga membuka peluang integrasi baru. Siri yang lebih cerdas dapat menjadi jembatan antara aplikasi pihak ketiga dan pengguna, tanpa perlu interaksi manual yang kompleks.

Di sisi lain, Apple harus memastikan transisi ini berjalan mulus. Pengalaman Siri yang selama ini dinilai kurang konsisten membuat ekspektasi publik cukup tinggi.

Implementasi setengah matang justru berisiko memperkuat persepsi negatif terhadap Siri.

Baca Juga:Apple About-Face Pada Siri: Siap Saingi ChatGPT dan Gemini

Kapan Siri Chatbot Baru Akan Hadir?
Hingga saat ini, Apple belum memberikan pernyataan resmi terkait jadwal peluncuran Siri versi chatbot.

Namun, laporan menyebutkan bahwa pengembangan ini masih berlangsung dan kemungkinan besar akan diperkenalkan secara bertahap.

Banyak pihak memperkirakan Apple akan memanfaatkan ajang besar seperti WWDC untuk memperkenalkan arah baru Siri dan strategi AI perusahaan. Pendekatan ini memungkinkan Apple mengedukasi pengembang sekaligus mengontrol narasi publik terkait AI.

Alih-alih merilis produk chatbot terpisah, Apple cenderung mengintegrasikan kemampuan baru langsung ke pembaruan sistem operasi.

Strategi ini konsisten dengan cara Apple memperkenalkan fitur-fitur besar sebelumnya.

Implikasi bagi Pasar dan Pengguna di Indonesia
Bagi pengguna di Indonesia, pengembangan Siri berbasis AI generatif berpotensi membawa pengalaman baru dalam penggunaan perangkat Apple.

Interaksi yang lebih natural dan kontekstual dapat meningkatkan produktivitas, terutama bagi pengguna profesional dan kreator konten.

Namun, ketersediaan fitur kemungkinan tetap bergantung pada bahasa dan wilayah. Dukungan bahasa Indonesia menjadi faktor krusial agar manfaat Siri generasi baru dapat dirasakan secara optimal di pasar domestik.

Dalam skala global, langkah Apple ini menegaskan bahwa persaingan AI generatif memasuki fase baru. Tidak lagi terbatas pada aplikasi atau layanan web, AI kini menjadi inti pengalaman sistem operasi.

Baca Juga:Revolusi Chip 2nm: Apple dan TSMC Ubah Industri Semikonduktor

Dengan mengubah arah pengembangan Siri, Apple menunjukkan keseriusannya untuk tidak hanya mengejar ketertinggalan, tetapi juga membentuk ulang cara pengguna berinteraksi dengan teknologi di masa depan.

- Advertisement 1-

BERITA TERKAIT

BERITA PILIHAN

BERITA TERBARU

Asus Zenbook AI Terbaru dengan NPU 50 TOPS