Selular.ID – Threads menyalip X sebagai aplikasi media sosial terpopuler di ponsel dalam sejumlah pemeringkatan unduhan dan penggunaan global, menandai perubahan signifikan dalam peta persaingan platform percakapan digital.
Perkembangan ini terjadi ketika aplikasi besutan Meta tersebut mencatat lonjakan pengguna aktif, sementara X—sebelumnya Twitter—mengalami stagnasi di beberapa pasar utama.
Data terbaru dari penyedia analitik aplikasi menunjukkan bahwa Threads kini lebih sering terpasang dan digunakan di perangkat seluler dibandingkan X.
Kondisi ini mencerminkan pergeseran preferensi pengguna, terutama mereka yang menginginkan pengalaman microblogging yang lebih sederhana dan terintegrasi dengan ekosistem Instagram.
Meta sendiri secara terbuka menyampaikan bahwa Threads terus dikembangkan sebagai platform percakapan publik berbasis teks.
Mark Zuckerberg, CEO Meta, dalam beberapa kesempatan menegaskan bahwa Threads dirancang untuk menjadi ruang diskusi terbuka dengan pendekatan yang lebih ramah pengguna dan minim friksi, terutama bagi pengguna media sosial arus utama.
Lonjakan Threads Didorong Integrasi Ekosistem Meta
Salah satu faktor utama yang mendorong Threads menyalip X adalah integrasinya yang erat dengan Instagram.
Pengguna dapat membuat akun Threads hanya dengan beberapa langkah, tanpa perlu membangun ulang jaringan pertemanan dari nol.
Pendekatan ini memberi keuntungan strategis bagi Meta.
Baca juga:
- Pengguna Threads Makin Penuh Sesak, Iklan Kini Makin Padat
- Detail Chip Redmi K100 dan K100 Pro Max Terungkap
Dengan basis pengguna Instagram yang mencapai miliaran akun secara global, Threads memperoleh jalur distribusi yang sulit ditandingi kompetitor.
Proses onboarding yang cepat terbukti meningkatkan tingkat adopsi, terutama di kalangan pengguna ponsel.
Selain itu, Threads menawarkan antarmuka yang relatif bersih dan fokus pada konten teks.
Bagi sebagian pengguna, pengalaman ini dianggap lebih konsisten dibandingkan X yang terus mengalami perubahan fitur dan kebijakan dalam beberapa waktu terakhir.
Performa X di Bawah Tekanan Perubahan Strategi
Di sisi lain, X menghadapi tantangan dalam menjaga pertumbuhan pengguna.
Sejak diakuisisi Elon Musk, platform tersebut menjalani serangkaian perubahan besar, mulai dari rebranding, penyesuaian algoritma, hingga pembaruan kebijakan monetisasi.
Beberapa analis industri mencatat bahwa perubahan ini berdampak langsung pada kenyamanan pengguna, khususnya di aplikasi ponsel.
Model langganan berbayar dan penyesuaian verifikasi akun menjadi faktor yang memengaruhi persepsi publik terhadap X.
Meski X masih memiliki basis pengguna setia dan peran penting dalam diskursus global, tren unduhan dan penggunaan aplikasi menunjukkan tekanan kompetitif yang semakin nyata dari Threads.




