Selular.ID – Adobe meluncurkan fitur AI baru di Acrobat yang memungkinkan pengguna mengedit file PDF dengan perintah prompt serta menghasilkan ringkasan podcast dari dokumen, meningkatkan fleksibilitas dalam pengelolaan dokumen digital untuk profesional dan pelajar.
Peluncuran ini diumumkan Adobe pada 21 Januari 2026, menandai integrasi kecerdasan buatan yang lebih dalam ke dalam alur kerja Acrobat global.
Fitur terbaru ini hadir sebagai bagian dari perluasan kapabilitas AI di dalam Acrobat Studio, lingkungan kerja baru yang menggabungkan kekuatan Acrobat, Adobe Express, dan AI Assistant untuk produktivitas yang lebih cepat dan mudah. Melalui pembaruan ini, Adobe bertujuan membantu pengguna menghemat waktu dalam rangkaian tugas dokumen dan kreatif.
Dalam siaran resmi Adobe, penggunaan perintah natural language prompt sudah ditanamkan di dalam AI Assistant Acrobat, sehingga pengguna cukup mengetik perintah sederhana untuk melakukan perubahan dokumen seperti menghapus konten, mengganti teks, atau menambahkan tanda tangan digital tanpa masuk ke menu-menu manual.
Edit PDF Lewat Perintah Bahasa Alami
Fitur edit via prompt membawa Acrobat lebih dekat ke pengalaman interaktif, di mana pengguna bisa melakukan sejumlah aksi hanya dengan mengetik instruksi. Contohnya, pengguna dapat meminta Acrobat menghapus halaman tertentu, mengganti istilah tertentu di seluruh dokumen, atau menambahkan elemen penting seperti e-signature tanpa navigasi alat manual.
Langkah-langkah intuitif ini dikatakan akan mempercepat alur kerja harian pengguna bisnis, akademik, atau profesional yang sering menangani materi PDF panjang. Menariknya, kemampuan tersebut juga mencakup pengelolaan komentar dan gambar dalam file, memperluas fungsi editor dengan kombinasi perintah suara atau teks.
Penggunaan prompt ini serupa dengan asisten teks cerdas yang bisa melakukan tugas sesuai instruksi pengguna, mirip dengan sistem chatbot yang memahami konteks dokumen. Integrasi seperti ini menunjukkan evolusi Acrobat dari sekadar pembaca dan editor PDF menjadi platform produktivitas berbasis AI, membangun kelancaran kerja tanpa harus menguasai perintah teknis kompleks.
Fitur “Generate Podcast” untuk Ringkasan Audio
Selain editing berbasis prompt, Adobe juga meluncurkan fitur Generate Podcast yang mengubah dokumen menjadi ringkasan audio mirip podcast. Fitur ini dapat mengolah konten dari dokumen panjang, seperti catatan rapat, laporan, atau materi presentasi, dan menyajikannya dalam format naratif audio.
Kemampuan ini sangat berguna ketika pengguna membutuhkan gambaran cepat dari dokumen besar, memungkinkan persiapan sambil beraktivitas lain, misalnya saat perjalanan atau saat tidak sedang berada di depan layar. Prosesnya memanfaatkan teknologi AI untuk mentranskripsi serta merangkum konten secara ringkas dan informatif.
Fitur ringkasan audio ini mencerminkan tren pemanfaatan AI dalam membantu pekerjaan multitasking generasi produktif, di mana kecepatan akses informasi kini sama pentingnya dengan kualitas konten.
Acrobat Studio: Evolusi PDF dengan AI
Peluncuran fitur-fitur terbaru ini bukan berdiri sendiri, tetapi bagian dari Acrobat Studio, sebuah ruang kerja produktivitas baru yang menggabungkan tools klasik Acrobat, kemampuan Adobe Express, dan AI Assistant untuk kolaborasi dinamis. Platform ini memperluas fungsi PDF tradisional menjadi lingkungan kerja terpadu yang mampu mengelola berbagai jenis konten, dari dokumen hingga presentasi dan audio.
Acrobat Studio memungkinkan pengguna menyimpan dan mengelola koleksi dokumen dalam PDF Spaces, area kerja berbasis AI dimana kumpulan file dapat dianalisis, dirangkum, atau diubah menjadi presentasi visual sesuai kebutuhan tim. Fitur kolaborasi ini juga mempercepat penyusunan materi kerja bersama rekan atau klien secara lebih efisien.
Integrasi Adobe Express memperluas jangkauan alat kreatif di dalam Acrobat Studio, memungkinkan konversi dokumen menjadi infografik, presentasi slide, hingga konten visual lain tanpa keluar dari ruang kerja yang sama. Langkah ini menempatkan Acrobat Studio sebagai hub produktivitas yang lebih luas daripada sekadar aplikasi PDF.
Dampak terhadap Produktivitas Digital
Dengan kemampuan edit dengan prompt dan generate podcast, Acrobat kini dapat memenuhi kebutuhan profesional yang lebih kompleks tanpa mengharuskan pengguna memahami alat edit tradisional secara mendalam. Pendekatan ini membuat tugas dokumentasi yang sebelumnya memakan waktu kini bisa dilakukan lebih cepat dan intuitif.
Fitur-fitur baru ini juga menandai pergeseran bagaimana dokumen digital dikelola di era AI, menggabungkan produktivitas dan fleksibilitas tanpa mengorbankan struktur dan keamanan konten.
Adobe terus mengembangkan Acrobat dengan fokus pada pengalaman pengguna yang lebih tangkas dan responsif terhadap tantangan kerja modern. Integrasi AI dalam Acrobat kini luas tidak hanya untuk merangkum dan menyunting teks, tetapi juga menyajikan dokumen dalam format audio serta memperluas kolaborasi tim.
Ke depan, fitur-fitur kecerdasan buatan di Acrobat diproyeksikan akan terus berkembang, membuka kemungkinan baru dalam pengelolaan dokumen profesional yang semakin adaptif terhadap konteks kerja hybrid dan mobile.
Baca Juga: Adobe Bawa Photoshop, Express, dan Acrobat ke ChatGPT Gratis




