Selular.ID – Tren smartphone dengan kamera 200MP makin menguat di 2026, mencakup model yang sudah dirilis dan beberapa yang akan diluncurkan sepanjang tahun ini.
Termasuk kemungkinan konfigurasi dual 200MP yang membawa fotografi ponsel ke level baru.
Dinamika resolusi kamera pada smartphone berubah cepat. Tahun-tahun sebelumnya, flagship umumnya mengandalkan sensor 48MP–108MP, namun 2025–2026 mulai memasukkan sensor 200MP ke segmen lebih luas.
Tren ini tak hanya muncul di model unggulan, tetapi juga merambah kelas menengah dan premium mainstream.
Menurut catatan industri, beberapa merek besar sudah atau akan menghadirkan ponsel kamera 200MP, menggabungkan sensor besar dengan AI fotografi terkini untuk menghadirkan detail gambar lebih kaya, rentang dinamis lebih lebar, dan kemampuan zoom digital lebih kuat.
Sensor 200MP: Fondasi Kamera Masa Depan
Adopsi sensor 200MP didukung oleh berbagai varian sensor yang tersedia saat ini dan yang akan hadir di 2026:
• Samsung ISOCELL HP5 – Sensor 200MP yang sudah dipakai di beberapa ponsel kelas menengah hingga flagship, menawarkan keseimbangan antara ukuran fisik dan kualitas gambar.
• Samsung HPB – Versi kustom dari sensor HP9 yang fokus tampil di model Vivo tertentu, memaksimalkan detail untuk camera-first smartphone.
• OmniVision OV52A – Sensor 200MP yang dirancang dengan konsumsi daya rendah, diprediksi muncul di segmen menengah hingga atas.
• Sony LYT-901 – Sensor 200MP premium dengan teknologi AI remosaicing di dalam chip dan all-pixel autofocus, siap memenuhi tuntutan flagship modern.
Sensor-sensor ini menunjukkan bahwa pabrikan tidak hanya memacu angka megapiksel. Mereka juga fokus pada teknologi pemrosesan gambar on-chip, stabilisasi, dan kecerdasan buatan untuk memaksimalkan potensi 200MP.
Daftar Ponsel 200MP yang Sudah Hadir dan Akan Datang
Beberapa smartphone yang sudah diumumkan atau dikabarkan memiliki kamera utama 200MP meliputi:
• Samsung Galaxy S25 Edge – Menjadi salah satu ponsel terbaru dengan kamera 200MP di pasar global, menandai konsistensi Samsung pada imaging unggulan.
• Xiaomi Redmi Note 14 Pro Series – Model kelas menengah yang menghadirkan kamera 200MP ke segmen lebih luas dengan harga lebih kompetitif.
Selain model yang sudah rilis, ekosistem ponsel 200MP akan makin meluas dengan sejumlah perangkat yang rumored atau sudah terdeteksi melalui sertifikasi, bocoran spesifikasi, dan laporan industri:
• Oppo Find X9 Ultra – Disebut akan membawa konfigurasi dengan dua sensor 200MP (primary + periscope telephoto) yang mampu mendongkrak kemampuan zoom optik tanpa kompromi.
• Vivo X300 Ultra – Dilaporkan akan menjadi salah satu yang pertama menggunakan dual 200MP secara resmi, termasuk modul ultra-telefoto.
• Beberapa seri Redmi dan Realme – Termasuk Realme 16 Pro yang dilaporkan akan memakai kamera 200MP di seri menengah-atas.
Kehadiran dual 200MP juga mencerminkan pergeseran strategi produsen: bukan sekadar menaikkan jumlah megapiksel, tetapi memperluas kemampuan fotografi jarak jauh dan kualitas gambar keseluruhan.
Implikasi Tren 200MP untuk Pengguna
Adopsi kamera 200MP di banyak model menyiratkan beberapa implikasi penting:
• Peningkatan kualitas foto di berbagai kondisi cahaya, karena sensor besar bisa menangkap lebih banyak detail dan cahaya.
• Kemampuan zoom digital yang lebih efektif, khususnya saat dikombinasikan dengan lensa telefoto atau periskop.
• Persepsi kualitas foto yang semakin mendekati kamera saku profesional, terutama bagi pengguna yang mengutamakan fotografi tanpa membawa perangkat tambahan.
Namun, perlu diingat bahwa megapiksel tinggi bukan satu-satunya faktor penentu kualitas foto.
Performa software processing, stabilisasi gambar, hingga algoritme AI memainkan peran krusial dalam hasil akhir.
Outlook 2026
Industri smartphone kini bergerak menuju era di mana 200MP bukan lagi fitur eksklusif flagship, tetapi siap menjadi standar baru, bahkan di kelas menengah-atas.
Tren ini kemungkinan akan mempercepat inovasi fotografi seluler, memaksa produsen untuk mengintegrasikan teknologi sensor dan software computational photography yang lebih maju.
Baca Juga:Apa Yang Mau Diharapkan Dari Hasil Foto Kamera Smartphone Entry Level
Perkembangan ini juga membuka peluang bagi ekosistem aplikasi foto/video untuk beradaptasi dengan output resolusi tinggi, serta memperkaya pengalaman pengguna dalam pembuatan konten visual yang lebih profesional.




