Saturday, 31 January 2026
Selular.ID -

10 Penyebab Baterai Ponsel Cepat Habis yang Sering Diabaikan

BACA JUGA

Selular.ID – Daya tahan baterai ponsel kerap menjadi keluhan pengguna, terutama ketika perangkat terasa cepat habis meski baru digunakan beberapa jam.

Masalah ini tidak selalu berkaitan dengan usia baterai atau kualitas ponsel, melainkan dipicu oleh sejumlah kebiasaan dan pengaturan tersembunyi yang sering luput dari perhatian pengguna.

Seiring meningkatnya ketergantungan masyarakat Indonesia pada smartphone untuk komunikasi, hiburan, hingga produktivitas kerja, konsumsi daya pun ikut melonjak.

Laporan berbagai produsen menunjukkan bahwa aplikasi modern, konektivitas konstan, dan layar beresolusi tinggi menjadi faktor dominan yang memengaruhi efisiensi baterai ponsel.

Sejumlah pengamat teknologi juga menyoroti bahwa sebagian besar pengguna tidak menyadari adanya fitur atau proses latar belakang yang terus berjalan.

Padahal, tanpa disadari, elemen-elemen inilah yang membuat baterai terkuras lebih cepat dari seharusnya, meski ponsel tidak digunakan secara intensif.

Aplikasi Latar Belakang yang Terus Aktif

Banyak aplikasi tetap berjalan di belakang layar meski tidak sedang digunakan.

Aplikasi media sosial, navigasi, hingga e-commerce sering melakukan sinkronisasi data otomatis.

Kondisi ini membuat prosesor dan koneksi internet bekerja terus-menerus.

Akibatnya, konsumsi daya meningkat tanpa disadari pengguna.

Menutup aplikasi yang tidak diperlukan atau membatasi aktivitas latar belakang dapat membantu menghemat baterai ponsel secara signifikan.

Kecerahan Layar Terlalu Tinggi

Layar merupakan salah satu komponen paling boros daya pada smartphone.

Pengaturan kecerahan yang terlalu tinggi, terutama di dalam ruangan, membuat baterai cepat terkuras.

Sebagian ponsel sudah dibekali fitur adaptive brightness yang menyesuaikan cahaya layar dengan kondisi sekitar.

Namun, fitur ini sering dimatikan pengguna, sehingga layar terus berada pada tingkat kecerahan maksimal.

Koneksi Internet Selalu Aktif

Aktivasi WiFi, data seluler, Bluetooth, dan GPS secara bersamaan juga berkontribusi besar terhadap borosnya baterai.

Ponsel akan terus mencari sinyal terbaik, terutama ketika berada di area dengan jaringan tidak stabil.

Jika tidak sedang digunakan, mematikan koneksi tertentu dapat mengurangi beban kerja perangkat.

Langkah sederhana ini terbukti efektif memperpanjang daya tahan baterai ponsel harian.

Notifikasi Berlebihan dari Aplikasi

Setiap notifikasi yang masuk akan memicu layar menyala, getaran, atau suara. Jika notifikasi datang terlalu sering, konsumsi daya pun meningkat.

Aplikasi pesan instan, media sosial, dan game online menjadi penyumbang terbesar.

Mengatur notifikasi hanya untuk aplikasi penting membantu menjaga efisiensi baterai tanpa mengganggu aktivitas utama pengguna.

Lokasi Aktif Sepanjang Waktu

Fitur lokasi atau GPS kerap dibiarkan aktif sepanjang hari.

Padahal, tidak semua aplikasi membutuhkan akses lokasi secara real-time.

Sistem operasi modern sebenarnya menyediakan opsi izin lokasi “saat digunakan saja”.

Pengaturan ini memungkinkan aplikasi mengakses lokasi hanya ketika dibuka, sehingga konsumsi daya baterai lebih terkendali.

Baca juga:

- Advertisement 1-

BERITA TERKAIT

BERITA PILIHAN

BERITA TERBARU