Selular.id – Analog Devices, Inc. (ADI), perusahaan semikonduktor global, secara resmi meluncurkan CodeFusion Studio 2.0 pada 4 November 2025. Platform pengembangan open source terbaru ini dirancang khusus untuk mempermudah dan mempercepat implementasi kecerdasan artifisial (AI) pada sistem embedded.
Pembaruan besar ini menghadirkan abstraksi perangkat keras yang lebih canggih, integrasi AI yang mulus, serta beragam alat otomatisasi yang mempercepat proses dari konsep hingga implementasi di seluruh lini prosesor dan mikrokontroler ADI.
Rob Oshana, Senior Vice President Software and Digital Platforms Group ADI, menekankan bahwa era baru kecerdasan pada sistem embedded menuntut proses pengembangan AI yang lebih efisien. “CodeFusion Studio 2.0 mengubah pengalaman developer dengan menyatukan berbagai alur kerja AI yang terpisah menjadi satu proses terpadu,” ujarnya. Menurut Oshana, platform ini memungkinkan pengembang memanfaatkan sepenuhnya potensi produk-produk unggulan ADI dengan lebih mudah, berinovasi lebih cepat, dan mempercepat waktu peluncuran ke pasar.
Peluncuran CodeFusion Studio 2.0 sejalan dengan tren percepatan adopsi AI di berbagai sektor industri. Beberapa perusahaan teknologi Indonesia seperti Telkomsigma telah memulai integrasi AI untuk mempercepat digitalisasi mikro banking, sementara operator telekomunikasi seperti Telkomsel juga telah menghadirkan layanan AI sebagai bagian dari portofolio digital mereka.
Alur Kerja AI yang Menyeluruh
CodeFusion Studio 2.0 kini mendukung alur kerja AI yang lengkap, memungkinkan pengembang menggunakan model AI buatan mereka sendiri dan menerapkannya secara efisien di seluruh lini prosesor dan mikrokontroler ADI. Cakupannya meliputi perangkat edge berdaya rendah hingga DSP (digital signal processor) berperforma tinggi. Platform yang dibangun di atas Microsoft Visual Studio Code ini dilengkapi dengan pemeriksa kompatibilitas model, alat pemantauan performa, dan fitur optimasi yang dirancang untuk memastikan implementasi yang stabil.
Kerangka modular baru berbasis Zephyr memungkinkan pemantauan performa secara langsung untuk beban kerja AI dan machine learning. Platform ini menghadirkan analisis hingga setiap lapisan proses serta integrasi yang mulus di berbagai platform ADI. Pendekatan ini tidak hanya menyederhanakan penerapan machine learning tetapi juga memberikan pemahaman performa sistem yang lebih mendalam bagi pengembang.
Baca Juga:
Pengalaman Terpadu untuk Developer
Versi terbaru dari CodeFusion Studio System Planner kini mendukung aplikasi multi-core dan kompatibilitas perangkat yang lebih luas. Alat konfigurasi terpadu membantu mengurangi kompleksitas di seluruh ekosistem perangkat keras ADI. Pengembang juga mendapatkan manfaat dari kemampuan debugging terintegrasi, termasuk analisis Core Dump dan dukungan GDB (GNU debugger), yang membuat proses penelusuran kesalahan menjadi lebih cepat dan intuitif.
Fitur-fitur ini sangat relevan dalam konteks pengembangan sistem embedded yang semakin kompleks. Seperti yang terlihat dalam perkembangan teknologi sebelumnya, bahkan platform mobile seperti Windows Phone 8 pernah menghadirkan inovasi dalam hal lokalisasi dan aksesibilitas, menunjukkan pentingnya pengalaman pengembang yang terintegrasi.
Paul Golding, Vice President of Edge AI and Robotics ADI, menjelaskan bahwa perusahaan yang mampu menghadirkan solusi AI dengan kesadaran fisik (physically aware AI) berpotensi mengubah arah industri dan menciptakan peluang baru yang memimpin pasar. “Hal inilah yang mendorong kami untuk membangun ekosistem yang memungkinkan pengembang mengoptimalkan, menerapkan, dan mengevaluasi model AI secara mulus di perangkat keras ADI, bahkan tanpa akses fisik ke board,” ujarnya.
CodeFusion Studio 2.0 menjadi tonggak terbaru dalam pengembangan platform open source ADI, yang mencerminkan komitmen perusahaan untuk menghadirkan alat pengembangan yang berfokus pada kebutuhan pengembang. Platform ini menyederhanakan kompleksitas dan mempercepat inovasi di era Physical Intelligence yang memungkinkan sistem mengamati, menalar, dan bertindak secara lokal dalam keterbatasan kondisi fisik di dunia nyata.
Platform CodeFusion Studio 2.0 kini sudah tersedia untuk diunduh. Pengembang dapat mengakses platform, dokumentasi, dan dukungan komunitas melalui https://developer.analog.com/solutions/codefusionstudio. Peluncuran ini menandai babak baru dalam pengembangan sistem embedded berbasis AI, membuka peluang bagi pengembang untuk menciptakan solusi inovatif yang dapat beroperasi secara efisien dalam constraint dunia nyata.



