Monday, May 25, 2020
Home News MenKominfo Harap Penyelesaian Regulasi PSE Bisa Tingkatkan Investasi

MenKominfo Harap Penyelesaian Regulasi PSE Bisa Tingkatkan Investasi

-

Jakarta, Selular.ID – Menteri Komunikasi dan Informatika, Johnny G. Plate baru saja menyelesaikan RPM alias Rancangan Peraturan Menteri Kominfo tentang Tata Kelola Penyelenggara Sistem Elektronik atau PSE Lingkup Privat. Bahkan, draft itu sudah siap diserahkan kepada Menteri Koordinator Politik Hukum dan HAM untuk proses penyusunan perundangan selanjutnya.

“Kominfo telah menindaklanjuti permintaan Presiden Joko Widodo untuk membuat Peraturan Menteri. Hari ini dapat disampaikan bahwa RPM sudah disiapkan dan selesai. Hari ini disampaikan ke Kementerian Polhukam untuk ditindaklanjuti sesuai mekanisme perundangan,” tuturnya dalam Konferensi Pers, Selasa (10/3).

Pada saat yang sama, pihaknya juga telah melakukan sinkronisasi dengan kementerian dan lembaga yang terkait agar bisa mempercepat aturan teknis yang menjadi acuan tata kelola PSE lingkup privat.

RPM PSE Lingkup Privat itu terdiri dari 9 BAB dan 34 Pasal. Seluruh isinya disebut Menteri Johnny mengatur secara lebih teknis dari PP No.71 Tahun 2019 tentang PSE, termasuk mekanisme dan tata cara perizinan.

Dengan begitu, RPM tentang PSE Lingkup Privat ini akan menjadi acuan bagi investor di bidang data dan komputasi awan (cloud computing). Artinya, peluang investasi akan lebih besar.

“Kita mengacu pada UU dan PP yang ada. Tentunya tata kelola data diatur yang baik. Saat ini ada aturannya dulu, nanti kalau investasi bisa mengacu ke aturan ini,” ungkap Johnny.

“Ini diatur agar keputusan investor di bidang data dan komitmen investor akan lebih besar. Sebab investor bisa mengacu ke sini dan ambil keputusan investasi,” imbuhnya.

Baca juga: MenKominfo: Penyebar Hoax Corona Terancam Pidana 6 Tahun

Meskipun begitu, aturan yang disusun ini tetap memperhatikan kepentingan bangsa dan negara. Hal ini karena RPM PSE Lingkup Privat sudah disiapkan sejak awal Januari 2020 itu memperhatikan national interest.

“Kita semua tahu bahwa data adalah resources yang penting bagi bangsa dan negara. Ini semua dibuat supaya kemudahan investasi dengan tetap memperhatikan national interest. Mengakomodasi semua industri dari global campany dan local company dengan memperhatikan national interest,” tandasnya.

Sayangnya, Johnny enggan memaparkan isi detil RPM PSE. Ia hanya menyebut ada pengaturan soal teknis hak dan kewajiban, mekanisme dan tata cara perizinan, tugas dan kewajiban dan hak dan kewajiban termasuk sanksi yang diatur dalam UU ITE.

“Substansi detil belum bisa disampaikan, masih butuh pembahasan detil di Menko Polhukam. Yang jelas ada pengaturan soal teknis hak dan kewajiban, mekanisme dan tata cara perizinan, tugas dan kewajiban dan hak dan kewajiban termasuk sanksi yang diatur dalam UU ITE ini dijabarkan lebih teknis,” tutup Johnny.

TERBARU

Samsung Galaxy Note 20 Bakal Dirilis Online

Jakarta, Selular.ID - Samsung dikabarkan bakal merilis Galaxy Note 20 secara online. Ini menjadi...

Sampaikan Ucapan Lebaran Lewat Stiker WhatsApp, Ini Caranya

Jakarta, Selular.ID - Setiap orang memiliki cara tersendiri untuk menyampaikan ucapan lebaran. Biasanya, mayoritas...

XL Axiata Ajak Mudik Secara Virtual

Jakarta, Selular.ID - Merebaknya pandemi Covid-19 di Indonesia menjadikan XL Axiata membuat inisiatif mudik...

Latest