Monday, June 17, 2019
Home News Social Media TikTok Dikecam di India

TikTok Dikecam di India

-

Jakarta, Selular.ID – Tahun lalu TikTok sempat diblokir di Indonesia karena konten negatif, dan kini aplikasi mendapat kecaman di India atas tuduhan cyberbullying.

Aplikasi pembuat video berdurasi 15 detik itu memang mayoritas berisi klip konyol yang dibuat oleh remaja, tetapi di sisi lain TikTok dipenuhi dengan konten vulgar dan cyberbullying.

Saat ini, negara bagian Tamilnadu di India melarang aplikasi yang memiliki hampir 25 juta pengguna aktif di India itu dan menyatakan TikTok telah menyebabkan “degradasi budaya.”

Seorang legislator negara India, Thamimun Ansari, mengklaim aplikasi menampung konten dan video vulgar menggunakan wajah-wajah orang yang tidak bersalah. Menurutnya, banyak anak muda usia sekolah dan perguruan tinggi yang menggunakan aplikasi ini, dan keluarga mereka terpengaruh.

Selama bulan Desember 2018, seorang konselor menerima 36 telepon dari anak-anak yang diduga diintimidasi di platform. Oktober lalu, seorang pria 24 tahun melompat di depan kereta setelah dia diejek karena memposting video TikTok sambil berpakaian sebagai seorang wanita. Remaja lain dilaporkan bunuh diri di Mumbai setelah neneknya memarahinya karena menggunakan aplikasi tersebut.

Sebagai tanggapan, perusahaan mengatakan mereka akan mempekerjakan petugas untuk menangani keluhan-keluhan intimidasi:

“Di TikTok, menjaga lingkungan dalam aplikasi yang aman dan positif adalah prioritas kami. Kami memiliki langkah-langkah kuat untuk melindungi pengguna dari penyalahgunaan, termasuk mekanisme pelaporan yang mudah yang memungkinkan pengguna dan penegak hukum untuk melaporkan konten yang melanggar ketentuan penggunaan dan pedoman komunitas kami. Kami berkomitmen untuk menghormati hukum dan peraturan setempat, dan agar dapat berkoordinasi lebih baik dengan lembaga penegak hukum, kami juga sedang dalam proses merekrut seorang Chief Nodal Officer, yang berbasis di India.”

Baru-baru ini, perusahaan menjalankan kampanye untuk mengedukasi pengguna tentang keselamatan di platform.

Di Indonesia, berdasarkan pantauan Direktorat Pengendalian Konten Internet Direktorat Jenderal Aplikasi Informatika, Tik Toj merupakan aplikasi Live Chat kedua terbanyak yang diblokir kontennya.

Ada 591 konten di Tik Tok yang diblokir oleh Kementrian Kominfo RI

Pertimbangan pemblokiran pada konten yang terdapat di Tik tok karena pakaian yang digunakan tampak vulgar (293 konten); isu yang mengganggu dalam bentuk Tatto (227 konten) serta menunjukkan konten merokok, minuman keras dan obat obatan terlarang (48 konten). Selebihnya karena aksi, bahasa, erotis dan memuat anak di bawah umur.

Latest