Jakarta, Selular.ID – Di bulan Februari 2018 lalu, Google merilis sistem operasi terbarunya yakni Android 8.0 Oreo. Bahkan Google akan segera meluncurkan sistem operasi terbarunya dengan inisial Android P.

Setiap bulannya, Google merilis nomor distribusi Android yang digunakan secara aktif dan versi Android apa saja yang dijalankan perangkat tersebut. Dilansir GSMArena, ini menunjukan berapa banyak perangkat yang segera diupgrade ke versi terbaru Android. Di bulan Juni lalu Google tidak merilis angka ditribusi karena beberapa hal.

BACA JUGA:  Ini Desain Tablet Chrome OS Besutan Google

Google merilis statistik distribusi Android pada 7 Mei 2018 lalu. Laporan statistik tersebut mencatat distribusi Android 8.0 Oreo pada smartphone mencapai 12,1% dari total distribusi Android. Sekitar 30,8% smartphone masih menggunakan Android 7.0 Nougat. Sementara 20,4% perangkat Android masih berjalan dengan sistem operasi Android Lollipop.

BACA JUGA:  Android Nougat Memimpin Distribusi Sistem Operasi Google di Tahun 2018

Angka distribusi Android Nougat di bulan yang sama tahun lalu sekitar 11,7%. Angka distribusi Android Nougat masih lebih kecil dibandingkan Oreo yang mencapai 12,1%.

Google baru saja memperkenalkan langkah-langkah baru untuk mengurangi kesenjangan dalam update OS pada smartphone bernama Project Treble. Namun, Project Treble hanya berlaku untuk perangkat OEM yang tidak mendapatkan OS Android Oreo.

BACA JUGA:  Google Janjikan Fitur Mode Selfie Canggih di Pixel 3

OEM merupakan singkatan dari Original Equipment Manufacturer. OEM sendiri merupakan suatu istilah yang digunakan untuk menggambarkan produk yang datang satu paket dari produsen.

Google berharap dapat melihat distribusi Android P jauh lebih baik daripada Android Oreo diatas 12,1%.