Jakarta,Selular.ID- MediaTek belum lama ini memperkenalkan chip Helio P60, yang memiliki unit pemrosesan AI (Artificial Intelligence)) dengan banyak inti prosesor (multi-core) dan teknologi NeuroPilot AI MediaTEk.

Chip ini diluncurkan pada Februari 2018, tiga bulan kemudian MediaTek kembali mengumumkan system on chip (SoC) Helip P22. Chip ini disebut-sebut chip kelas menengah pertama yang dibuat menggunakan teknologi pemrosesan 12 nanometer.

Dilaporkan Android Police, dengan pemrosesan itu, kabarnya teknologi tersebut memungkinkan chipset jadi berukuran lebih kecil, sehingga lebih banyak jumlah transistor yang dibenamkan, meningkatkan kinerja dan menambah efisiensi daya.

Baca Juga:  Alasan Advan Selalu Menggunakan Prosesor Buatan MediaTek

Kabarnya, saat ini MediaTek sudah mulai memproduksi Helio P22 dan segera mengirimkannya pada para produsen smartphone. SoC itu diperkirakan akan mulai disematkan dalam smartphone yang dijual bebas pada akhir Juni 2018

Helio P22 diklaim mendukung fitur yang mudah disematkan dalam smartphone kelas menengah, seperti pengoperasian kamera ganda hingga resolusi 13 megapiksel + 8 megapiksel, serta perekaman video 30 frame per detik.

Tidak hanya itu, Helio P22 membuat kamera ganda bisa memakai fitur bokeh. Hal menariknya, MediaTek menyematkan depth engine berdaya rendah, yang sanggup menayangkan pra-tinjau bokeh tersebut secara real-time.

Baca Juga:  Saingi Snapdragon Seri 400, MediaTek Rilis Chipset Ini

SoC MediaTek Helio P22 dilengkapi 8 central processing unit (CPU) Cortex A-53 (octa-core) yang memiliki kecepatan hingga 2 GHz.