Lampung,Selular.ID – Guna mewujudkan keseriusan dalam mengeksekusi strategi perusahaan, Indosat Ooredoo disebut-sebut menyiapkan dana sebesar Rp8 triliun untuk menancapkan bisnisnya di tahun ini.

Hal itu dikatakan Joy Wahjudi, Presiden Direktur CEO Indosat,  dalam acara uji jaringan di Lampung (18/04/18). Menurutnya, Indosat amat serius melakukan ekspansi bisnisnya dan menambah dana belanjanya (Capital Expenditure/capex).

BACA JUGA:  Ini Alasan Chris Kanter Mau Turun Gunung Pimpin Indosat

“Kami menambah investasi dan capex perusahaan menjadi sebesar Rp8 triliun rupiah untuk tahun 2018, terutama di luar Jawa,” ujar Joy.

Dikatakan Joy, 80 persen dari nilai itu adalah untuk invetasi jaringan, sementara sisanya untuk non jaringan.

Tahun ini akan ada penambambahan 4G di empat kota, yakni satu di Sumatera, dua di Sulawesi dan satu di Kalimantan.

BACA JUGA:  Rupiah Melemah, Operator Selular Mesti Waspada

Joy juga menuturkan, penambahan nilai investasi ini akan semakin efektif dengan keberhasilan perusahaan menjadi salah satu pemenang lelang frekuensi 2.1 GHz yang diharapkan dapat mendukung upaya meningkatkan kualitas layanan bagi pelanggan.

Untuk mendukung ekspansi dan strategi ke depan, Joy menjelaskan, Indosat Ooredoo akan terus menambah jumlah BTS dan meningkatkan layanan kepada pelanggan.

BACA JUGA:  Akhirnya Joy Wahyudi Mundur dari Indosat Ooredoo, Siapa Penggantinya?

Indosat Ooredoo telah membangun 4.874 BTS tambahan dibandingkan tahun sebelumnya, dimana 51% di antaranya merupakan BTS 4G untuk menunjang pertumbuhan penggunaan data yang sangat tinggi.

Baca juga: Obligasi Indosat Ooredoo Oversubscribed 1,5 Kali

Total jumlah BTS Indosat Ooredoo pada akhir tahun 2017 adalah 61.357 BTS.