spot_img
BerandaNews​Xiaomi Masih Identik dengan Cap Produk Ilegal

​Xiaomi Masih Identik dengan Cap Produk Ilegal

-

Jakarta, Selular.ID – Xiaomi dan produk ilegal, keduanya rasanya tidak bisa dipisahkan dalam peta perjualan ponsel di Indonesia. Yup, semenjak terganjal aturan Tingkat Kandungan Dalam NEgeri (TKDN), konsumen susah untuk mendapatkan smartphone Xiaomi generasi terbaru versi resmi di pasaran.

Bahkan, saat pabrikan asal Tiongkok tersebut akhirnya mematuhi aturan TKDN, anggapan jika smartphone Xiaomi adalah produk ilegal (BM), tidak mudah hilang begitu saja. Setidaknya hal tersebut Selular.ID rasakan, saat bertandang ke Mal Ambasador yang merupakan salah satu, sentra penjulan ponsel di Ibukota.

“Hampir semua produk Xiaomi yang saya jual adalah produk ilegal. Soalnya memang susah mencari smartphone Xiaomi generasi terbaru yang datang secara resmi. Jadi jika ada yang mengatakan Xiaomi identik dengan smartphone BM, itu tidak salah. Karena pada kenyataannya, saat ini hampir 90% ponsel xiaomi generasi baru yang beredar di pasaran, adalah produk ilegal,” umbar salah satu pedagang di kawasan Mal AMabasador yang enggan disebutkan namanya.

Pada kesempatan yang sama, Iis pegawai Khatulistiwa Cel, menuturkan, dalam waktu dekat sudah bagi Xioami untuk lepas dari stigma ponsel BM. “Saya dengar Xiaomi katanya sudah mulai mentaati aturan TKDN dengan membuat ponsel di Indonesia, namun hal tersebut tidak langsung memulihkan nama Xiaomi, sebagai salah satu brand yang identik dengan produk ilegal,” ucapnya.

“Saya tidak tahu sampai kapan stigma ponsel BM lepas dari Xiaomi. Namun dari perkiraanya, hal tersebut tidak bisa terjadi dalam waktu dekat. Apalagi, Xiaomi tergolong baru mentaati aturan main pemerintah seputar produk TKDN,” timpal pria yang sudah 5 tahun berjualan ponsel di area Mal Ambasador, kepada Selular.ID.

Baca juga :  Tembus 20 Juta Pemain di Seluruh Dunia, Mini World Ganti Nama
Baca juga :  Android 12 Membawa Sejumlah Fitur Baru, Salah Satunya Privasi

Masih di kawasan Mal Amabasador, Hasan dari Jakarta Phone, menuturkan, dalam perdagangan ponsel ilegal, Xiaomi layaknya iPhone. “Perangkat dari kedua brand tersebut, paling ramai beredar di jalur ilegal. iPhone tetap diburu konsumen kelas atas, sedangkan Xiaomi dicari pelanggan kelas menengah,” tuntasnya.

spot_img

Artikel Terbaru