Review Asus Zenfone 3 Max: Baterai Kapasitas Besar Plus Fungsi Power Bank

Review Asus Zenfone 3 Max: Baterai Kapasitas Besar Plus Fungsi Power Bank

35732

 

Suara Sonic Master

Pengguna setia Zenfone series pasti kenal dengan fitur SonicMaster. Ya, ASUS membuat fitur ini khusus untuk mereka yang butuh alunan merdu di Zenfone miliknya.

2017-01-02_135828

Zenfone 3 Max hadir dengan SonicMaster 2.0, versi SonicMaster yang sudah disemputnakan, utamanya di sisi perangkat lunak agar dapat memberikan pengalaman suara yang lebih baik. Di Zenfone 3 Max, bukan cuma SonicMaster sisi software yang disempurnakan, tapi juga hardware dengan menyematkan speaker dengan ruang resonansi yang disempurnakan agar suara terdengar lebih jernih serta teknologi ICEpower agar lebih kuat terdengar.

Pengguna aktif SonicMaster mungkin akan melihat perbedaan signifikan di sisi antarmuka program AudioWizard yang menjadi bagian tak terpisahkan dari SonicMaster 2.0. ASUS kini membuat aplikasi AudioWizard lebih mudah dipakai bahkan oleh pengguna awam sekalipun. Ada 4 moda yanf dapat dipilih sesuai jenis suara yang sedang didengarkan, seperti: Musik, Film, Game dan Vokal. Jika tak ingin repot gonta-ganti mode, pasang saja mode Smart, dan ASUS akan memilihkan mode yang tepat secara otomatis.

Simpel bukan berarti tak fleksibel. Sebab AudioWizard memiliki setelan efek tingkat lanjut (Advanced Effect) buat mereka yang ingin menyesuaikan tingkat kekuatan suara (volume), Bass, Treble dan komponen Equalizer lain.

Bagaimana dengan kinerja speaker Zenfone 3 Max ini? Kami mencoba melakukan pengujian sederhana menggunakan aplikasi Sound Meter buatan ABC apps yang diinstall di Zenfone 2 (ZE551ML). Antara speaker Zenfone 3 Max dan mikropon Zenfone 2 diberi jarak 2,5 meter. Pengujian dilakukan di ruang berkuran 6 x 8 meter yang hanya berisi kursi serta meja rapat. Lagu Sugar dari Maroon 5 akan diputar dalam pengujian ini, dan AudioWIzard disetel ke mode Music.

Saat volume suara Zenfone 3 Max berada di tingkat maksimal, aplikasi Sound Meter menunjukkan angka 56 sampai 60 desibel. Sementara ketika kedua perangkat diletakkan di ujung-ujung ruangan nilai yang ditunjukkan turun ke kisaran 49 sampai 51 desibel. Suara Zenfone 3 Max memang bisa memenuhi seluruh ruangan dengan baik. Hanya saja kekuatan Bass dari speaker agak kurang, bahkan ketika tingkat Bass dinaikkan melalui Audio Wizard.

ZenUI 3.0

Android dengan antarmuka standar mungkin dapat dengan mudah membuat penggunanya terasa jenuh. Jangan kuatir, Zenfone 3 Max siap mengenyahkan kejenuhan tadi dengan menghadirkan ZenUI 3.0 yang sekaligus merupakan antarmuka paling anyar dari ASUS.

ZenUI 3.0 membawa banyak perubahan dalam elemen antarmukanya. Mulai dari sistem notifikasi, ketersediaan tema, sampai dukungan fitur yang memudahkan pengguna dalam mengoperasikan perangkat, semua mendapat pembaruan dan penyempurnaan. Salah satu yang paling kentara terlihat adalah Home Screen Zenfone 3 Max yang kini mampu memberikan fokus kepada icon penting yang sedang dilihat pengguna (Depth of Field Blur)

Baca Juga:  Kenapa saat di Cas, Asus Zenfone C Tidak Bisa Mengisi Baterai?

Di sisi tampilan, Asus memperkaya ZenUI 3.0 dengan menyediakan ratusan tema yang diperbaharui setiap minggunya. Tema-tema ZenUI ini tersedia dalam lisensi gratis maupun berbayar. Serunya, beberapa tema ini dibuat oleh desainer yang merupakan pemakai perangkat ASUS itu sendiri (Zenfans). Kalau dirasa tema-tema ini kurang sesuai selera, kita tetap dapat melakukan personalisasi terhadap setiap komponen dari antarmuka ZenUI, seperti gambar latar, gambar icon, pergerakan animasi, dan sebagainya.

Fitur Tambahan

Masih masuk sebagai salah satu fitur ZenUI 3.0, ASUS merancang sebuah aplikasi yang dapat melakukan manajemen serta perawatan sistem dengan lebih mudah. Namanya Mobile Manager.

Jika pernah mendengar aplikasi Clean Master yang sering dipakai untuk optimalisasi dan bersih-bersih sistem, maka seperti itulah Mobile Manager bekerja. Bedanya, aplikasi ini dirancang dan dibuat oleh ASUS langsung sehingga keamanannya tetap terjaga. Pengguna juga tidak dibebankan dengan iklan atau lisensi yang kerap ada di aplikasi pihak ketiga. Semua bisa dipakai secara gratis.

2017-01-02_135904

Mobile Manager dapat membantu pengguna mengoptimalkan baterai dengan fitur Power Saver yang dimilikinya. Aplikasi yang berjalan di belakang serta diduga dapat menghabiskan baterai akan disarankan untuk ditutup. Lewat fitur ini, pengguna juga dapat memilih mode baterai sesuai kebutuhan.

2017-01-02_135919

Fitur lain yang tak kalah menarik adalah Boost. Ia mampu menjadikan perangkat yang terasa melambat kembali lebih segar dengan mematikan aplikasi-aplikasi yang sedang berjalan hanya dengan satu tap. Jika ingin lebih ekstrim, ada fitur Super Boost yang dapat melindungi memori utama dari konsumsi aplikasi yang berjalan otomatis. Selain mempercepat perangkat, fitur boost ini juga diklaim mampu memperpanjang usia baterai.

2017-01-02_135932

Bagaimana dengan bersih-bersih file yang tidak terpakai? Mobile Manager punya fitur Cleanup. Dengan fitur ini aplikasi akan mencari aplikasi yang jarang dipakai dan menyarankan untuk melakukan uninstall. Aplikasi akan diurutkan berdasarkan waktu terakhir kali dan frekuensi akses oleh pengguna. Makin jarang diakses, makin direkomendasikan untuk di-uninstall.

2017-01-02_135952

Tersedia pula fitur Privacy & Security yang bisa menyelamatkan data pengguna dari tangan tak bertanggung jawab. Lewat fitur ini, Mobile Manager akan membersihkan beragam jejak (trace) yang ditinggalkan aplikasi. Ia juga akan memberikan saran untuk melindungi aplikasi dari “intipan” pihak ketiga dan memberi informasi aplikasi apa yang berpotensi mengintip.

2017-01-02_140006

URL: http://selular.id/6QFu8n