ATSI: Kenaikan Tarif Pasti Terjadi

ATSI: Kenaikan Tarif Pasti Terjadi

878

100_2394Jakarta, Selular.ID – Pendapatan operator ditenggarai terus tergerus mengingat layanan voice dan sms yang menyumbangkan pendapatan terbesar kini mulai tergantikan oleh layanan social media dan instant messaging yang dimiliki oleh perusahaan over the top (OTT).

Bahkan Untuk menghadirkan layanan data di Indonesia, dimana layanan data ini banyak dipergunakan untuk mengakses layanan para OTT, operator mengklaim masih merugi karena saat ini semua operator menjual paket layanan datanya di bawah harga produksi. Hal inilah yang kemudian mendorong operator selular untuk menaikkan tarif layanan datanya. Kalah bersaing dengan OTT sempat mencuat sebagai alasan dinaikkannya tarif oleh operator

Kondisi tersebut juga pada akhirnya memunculkan wacana agar adanya bagi hasil antara operator dan OTT. Alexander Roesli, Ketua Asosisi Telekomunikasi Seluruh Indonesia (ATSI) kepada Selular.ID mengatakan bahwa kenaikan tarif tidak berkaitan langsung dengan adanya wacana profit sharing.

“Kenaikan tarif ini untuk memastikan kesinambungan investasi dan kualitas jaringan operator selalu terjaga,” jelasnya. Dengan demikian, ketika nanti terjadi kesepakatan ataupun tidak dengan OTT mengenai profit sharing, tarif layanan data operator tetap akan naik.

Baca Juga:  Sampai Kapan Harus Menunggu Realisasi Permen OTT

Menurut pria yang juga menjabat sebagai Direktur Utama Indosat ini, sejak kuartal ketiga dan keempat tahun 2014 bahkan beberapa operator telah menaikkan tarif untuk layanan datanya. Terkait berapa besar idealnya kenaikan tariff agar dapat menutupi biaya produksi yang dibutuhkan oleh operator dalam menghasilkan layanan data Alex tidak dapat berkomentar karena hal itu tergantung kepada operator masing-masing.

Kalau sudah terkait harga, ATSI tidak ikut campur karena nanti bisa dikatakan kartel dan sebagainya. Selain itu semua tergantung skala bisnis masing-masing operator,” pungkasnya. (bda)

URL: http://selular.id/3MIej