Tanggapan Go-Jek, Uber dan Grab Soal Aturan Baru Pemerintah

Tanggapan Go-Jek, Uber dan Grab Soal Aturan Baru Pemerintah

SHARE

grab-gojek-uberJakarta, Selular.ID – Belakangan ini pemerintah mulai memperhatikan layanan transportasi online yang sedang menjamur dibeberapa kota di Indonesia. Tepatnya pada tanggal 31 Maret 2017 lalu, Budi Karya Sumadi selaku Mentri Perhubungan RI, telah meresmikan Peraturan Menteri Perhubungan terbaru dengan nomor 26/2017.

Pudji Hartanto selaku Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan juga ikut memperjelas mengenai aturan ini. Ia mengatakan bahwa aturan tarif bawah yang berlaku untuk pulau Sumatera, Jawa, dan Bali ialah sebesar Rp 3.500/km dan tarif atas sebesar Rp. 6.000/km. Sementara itu, untuk wilayah lain, tarif bawah sebesar Rp 3.700 dan tarif atas Rp 6.500.

Peraturan baru ini rupanya membuat para pengelola jasa transportasi online untuk mulai bebenah. Salah satu yang sudah mengikuti aturan pemerintah adalah perusahaan transportasi online Go-Jek. Namun, bagaimana tanggapan selanjutnya yang di lontarkan oleh Go-Jek, Uber dan Grab?

1. Grab meminta menunda perubahan tarif

Pihak Grab Indonesia, Tri Sukma Anreianno, menyatakan bahwa Grab memerlukan waktu sekitar 2 bulan untuk melakukan pemberlakuan tarif baru. Hal tersebut menyatakan bahwa pihak Grab akan mengikuti peraturan pemerintah, namun masih butuh waktu untuk merealisasikannya.

2. Uber menyatakan keberatan

Tidak seperti Grab, pihak Uber menyatakan bahwa aturan baru ini akan menghambat manfaat yang diberikan oleh layanan transportasi online kepada penumpang maupun driver. Uber mengklaim bahwa layanan ini justru akan membantu pemerintah dalam mengatasi pengangguran.

Selain itu, mereka juga meminta pertimbangan ulang mengenai aturan lainnya seperti pemasangan stiker khusus, pemberlakuan kuota wilayah serta akses data ke pemerintah.

3. Go-Jek sudah mengikuti aturan pemerintah

Berbeda dengan Uber dan Grab, Go-Jek telah lebih dulu memberlakukan tarif atas bawah yang dianjurkan oleh pemerintah. Pihak dari perwakilan Go-Jek menjelaskan bahwa mereka berkomitmen untuk mendukung aturan pemerintah yang mendorong perkembangan inovasi, pro persaingan usaha yang sehat, agar dapat memberikan layanan terbaik

Selain itu, Go-Jek adalah layanan transportasi pertama yang sudah menyerahkan dashboard digitalnya kepada pemerintah.(rf)

URL: http://selular.id/g82qY1

1 COMMENT

  1. Yang jelas transportasi online ini sangat bermanfaat dan membantu sekali untuk masyarakat, semoga layanannya semakin hari bisa semakin baik :)

    Pemerintah juga harus mendukung layanan ini, mengingat di beberapa daerah masih ada yang melarang transportasi online dengan alasan membela para ojek konvensional, walaupun cukup konyol menurut saya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here