Nokia dan Samsung Kuasai Pasar Ponsel 2G di Mal Ambasador

Nokia dan Samsung Kuasai Pasar Ponsel 2G di Mal Ambasador

2614

CAM02100Jakarta, Selular.ID – Demi mempopulerkan teknologi 4G LTE, serta mendorong migrasi feature phone ke smartphone pemerintah melontarkan wacana untuk melarang peredaran ponsel berteknologi 2G only di Tanah Air.

Terlepas jadi tidaknya rencana pemerintah itu, yang pasti banyak pedagang menyayangkan jika nantinya ponsel 2G dilarang beredar di Indonesia. Apalagi menurut pedagang, ponsel 2G masih cukup banyak peminat.

Situasi tersebut Selular.ID rasakan saat bertandang ke Mal Ambasador. Walau banyak didatangin konsumen dari kalangan menengah ke atas, hampir semua gerai ponsel di Ambasasor tetap memasarkan ponsel 2G.

“Peminatnya masih banyak, karena itu ponsel 2G tetap jadi salah satu komoditi andalan.  Minimal dalam 1 minggu 2-3 unit ponsel 2G terjual,” ucap Ahmed salah satu pegawai Aura Celular.

Berbicara persaingan ponsel 2G, menurut para pedagang di kawasan Mal Ambasador mengerucut pada dua vendor besar, yakni Samsung dan Nokia. Untuk brand kedua, walau produk smartphonenya tidak laris, ternyata brand yang saat ini dimiliki Microsoft masih memiliki taji di segmen 2G.

Baca Juga:  Posisi Xiaomi Melorot di 2016

Menurut Wahab, Samsung dan Nokia menjadi incaran utama konsumen yang mencari ponsel 2G. Sedangkan ponsel 2G lokal sudah tidak ada peminatnya. “Persaingan Samsung dan Nokia di pasar 2G bisa dikatakan sama kuat,” jelasnya pegawai Tuah Ponsel kepada Selular.ID.

Ditempat yang sama, hal senada disampaikan Yanti, penjaga gerai Visi Ponsel. “Khusus ponsel 2G serta feature phone, yang diincar buatan Nokia dan Samsung. Perbandingannya sendiri 50:50, alias sama kuat,” ungkap wanita berambut pendek ini.

Untuk urusan harga, Yanti, menjelaskan rata-rata produk 2G dijual pada kisaran 300-400 ribu. ”Untungnya memang tidak banyak, paling sekitar 25 ribu, namun lumayan untuk menambah omset. Karena itu saya harap pemerintah tidak jadi mengeluarkan peraturan yang melarang peredaran ponsel 2G,” ucapnya menyudahi pembicaraan.

URL: http://selular.id/XSz8Hu