Tren Big Data, Jadi Andalan Lazada Maksimalkan Layanannya

Tren Big Data, Jadi Andalan Lazada Maksimalkan Layanannya

3464

image

Jakarta, Selular.ID – Walau belanja online saat ini sudah mulai menjadi tren, tetap harus diakui tidak selalu aktivitas transaksi di online shop berjalan mulus. Kondisi seperti ini pun diakui oleh pihak Lazada, demi untuk memperbaiki pengalaman belanja tersebut, Lazada rencananya akan lebih memanfaatkan tren big data.

John Berns, SVP, Head of Data Science, Lazada, menjelaskan, pihaknya saat ini telah dan akan melanjutkan pemanfaatan tren big data untuk lebih memahami pelanggan melalui pola pembelian dan pola browsing. “Tren ini, nantinya juga akan bermanfaat untuk mengoptimalkan platform sehingga lebih efisien,” tambahnya.

Sementara itu Magnus Ekbom, Chief Strategy Officer Lazada Group, menerangkan, Lazada akan terus berinvestasi secara berkelanjutan pada platform belanja miliknya. “Dengan terus melakukan pengembangan, kami ingin memastikan pelanggan dapat merasakan pengalaman berbelanja, khususnya melalui Lazada Indonesia,” ujarnya.

Baca Juga:  Selama 6 Tahun Melayani Urbanindo Raih Satu Juta Iklan Properti

Lebih lanjut, Ekbom juga mengungkap, pendapatan GMV (Gross Merchandise Volume) tahunan Lazada – yang berasal dari enam cabang Lazada yaitu di Indonesia, Malaysia, Filipina, Singapura, Thailand dan Vietnam – bernilai USD1,3 miliar. Dari total pendapatan ini, aplikasi mobile berkontribusi sebesar 60 persen hingga awal 2016.

Lazada juga berencana untuk memperluas cakupan wilayah terkait fokusnya dalam mempercepat layanan logistik di empat kota besar di Indonesia selain Jakarta, yaitu di Medan, Yogyakarta, Bandung dan Surabaya. Percepatan ini salah satunya diwujudkan dengan pendirian gudang di Surabaya.

URL: http://selular.id/htmDSD