Ini yang Akan Ditemui Pelaku Industri Saat Membangun Data Center di Indonesia 

Ini yang Akan Ditemui Pelaku Industri Saat Membangun Data Center di Indonesia 

SHARE

IMG_20170718_060447Jakarta, Selular.ID – Dalam peraturan pemerintah nomor 82 tahun 2012 mengenai kewajiban penempatan data center di Indonesia pun ditanggapi berbagai pelaku industri salah satunya adalah penyedia solusi infrastruktur yakni Central Data Technology (CDT).

Adi Rusli selalu Presiden Direktur CDT menuturkan, bahwa dalam peraturan nomor 82 yang diberlakukan Oktober 2017 mendatang memang mengharuskan pelaku bisnis untuk menempatkan data center di Indonesia. Namun jika hal itu belum bisa dilakukan pelaku industri selama tiga bulan kedepan, menurutnya ada berbagai cara yang dilakukan seperti menyewa kepada perusahaan jasa solusi data center atau mengadopsi layanan fleksibilitas seperti private cloud.

“PP 82 yang diberlakukan pemerintah memang bertujuan mengamankan seluruh data penting dan rahasia seperti informasi pribadi dan transaksi keuangan dari ancaman pihak luar, sekaligus mempermudah negara melakukan investigasi terkait kasus tertentu,”kata Adi di Jakarta (17/07/17).

Namun dikatakan Adi, di sisa waktu tiga bulan ke depan memang tidak mudah membangun data center di Indonesia.

Menurut Adi banyak hal yang menjadi pertimbangan terkait membangun data center di Indonesia, apalagi dalam waktu yang relatif singkat.

Masalah pertama adalah infrastruktur fiskal dimana Indonesia berada di zona vulkanik seperti daerah Sumatera, ataupun Jawa, kemudian aspek suplai listrik setiap wilayah di Indonesia tidak berimbang, yang membuat pelaku industri harus membangun aliran listrik sendiri jika listrik tidak stabil, kemudian masalah jaringan fiber optik yang juga belum merata di Indonesia.

” Selain itu masalah sumber daya manusia yang mumpuni serta biaya yang cukup signifikan, ini yang menjadi tantagan pelaku industri dalam membangun data center di Indonesia,”kata Adi lagi.

URL: http://selular.id/Gx8pHv