Bohong Soal WhatsApp, Facebook Kena Denda Ratusan Juta Euro

Bohong Soal WhatsApp, Facebook Kena Denda Ratusan Juta Euro

FacebookJakarta, Selular.ID – Roda bisnis Facebook, khususnya di Eropa nampaknya sedang tidak berjalan mulus. Kabarnya di Eropa, pihak Facebook sedang mendapat tekanan hebat dari regulator di Benua Biru.

Mereka (regulator) saat ini semakin kritis, menghadapi model bisnis media sosial yang dijalankan Facebook. Teranyar perusahaan yang dikomandoi Mark Zuckerberg itu, kabarnya mendapat sangsi dari regulator anti trust Uni Eropa, yakni European Commission.

Seperti dilansir The New York Times, Facebook mendapat sangsi berupa denda senilai 110 juta Euro atau sekitar Rp 1,6 triliun. Adapun sangsi tersebut disebabkan pihak regulator menilai, Facebook berbohong soal proses akuisisi atas WhatsApp, pada 2014 lalu.

Lebih lanjut laman yang sama menginfokan, saat proses akuisisi Facebook mengatakan pihaknya, tidak bisa menggabungkan data penggunanya dengan WhatsApp, yang memiliki basis pengguna sebanyak lebih dari satu miliar.

Akan tetapi dua tahun berselang, tepatnya pada Agustus 2016, Facebook justru mengumumkan akan membagikan data pengguna WhatsApp ke Facebook, termasuk nomor telepon dan hasil analisis.

Baca Juga:  Facebook Dorong UKM Ukir Kesuksesan di Dunia Mobile

Data yang dibagikan tersebut, tentu bisa memberikan keuntungan bagi Facebook dalam bersaing dengan rival-rivalnya di ranah bisnis iklan online.

“Komisi telah menemukan bahwa, berbeda dari pernyataan Facebook dalam review proses merger tahun 2014, kemungkinan teknis untuk memadankan identitas pengguna Facebook dengan WhatsApp sudah ada pada 2014, dan bahwa staf Facebook mengetahui kemungkinan itu,” sebut Komisi Eropa

terkait denda tersebut, Facebook kabarnya tak akan mengajukan banding, karena berniat untuk menunjukkan sikap kooperatif. Kesalahan review data pengguna Facebook dan WhatsApp dulu disebut bukan upaya untuk berbohong.

“Error pada pengajuan review kami di 2014 tidak disengaja,” tulis Facebook dalam sebuah pernyataan.

Sebagai info tambahan, denda senilai 110 juta Euro atau sekitar Rp 1,6 yang dijatuhkan oleh regulator terbilang kecil. Pasalnya dari info yang ada, kabarnya penghasilan Facebook dari iklan online mencapai puluhan milliar dollar AS per tahun.

URL: http://selular.id/Rszrk5