Solusi IoT Jadi Senjata Andalan Telkomsel Untuk Kembangkan Potensi Bisnis M2M

Solusi IoT Jadi Senjata Andalan Telkomsel Untuk Kembangkan Potensi Bisnis M2M

SHARE

IMG_20170406_092328Jakarta, Selular.ID – Melalui uji coba teknologi 3rd Generation Partnership Project (3GPP) Massive Internet of Things (IoT) dan teknologi Frequency Division Duplexing (FDD) Massive Multiple-Input and Multiple-Output (MIMO), Telkomsel mulai “panaskan mesin” menyambut teknologi 5G.

Adapun implementasi 5G, khususnya di sektor IoT, Telkomsel mengaku hal tersebut dilakukan untuk mengembangkan potensi bisnis di sektor M2M (Machine to Machine).

Menurut Ivan Cahya, VP Next Generation Network Telkomsel, pihaknya memperkirakan penghasilan potensi bisnis M2M adalah sekitar 2-3 persen dari total pendapatannya. “Dalam waktu 5 tahun, diperkirakan, kontribusi bisnis M2M akan naik menjadi 5 persen,” tuturnya.

Ivan melanjutkan, kemungkinan, Telkomsel baru akan dapat mengkomersialkan solusi IoT tahun depan. “Mengapa tahun depan? Karena untuk saat ini, Telkomsel masih sibuk mengobrol dengan pelaku berbagai industri untuk mencari tahu bagaimana cara menggunakan teknologi IoT yang tepat.

Lebih jauh Ivan mengungkapkan, salah satu cara yang Telkomsel lakukan untuk mendorong pertumbuhan industri IoT adalah memamerkan solusi teknologi NB-IoT yang mereka tawarkan, seperti smart parking dan smart water meter.

Selain smart parking dan smart water meter, Telkomsel juga tengah mempersiapkan kerja sama dengan pemerintah daerah untuk menggunakan teknologi NB-IoT pada layanan bike sharing.

Sayangnya, untuk layanan bike sharing, Ivan enggan untuk menyebutkan daerah mana yang akan menyediakan layanan tersebut. Dia hanya mengatakan, kawasan itu bukanlah Jakarta. “Kemungkinan bukan di Ibu Kota, kita tunggu saja nanti info selanjutnya,” tuntas Ivan.

URL: http://selular.id/JtusWD

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here