Sampai Kapan Harus Menunggu Realisasi Permen OTT

Sampai Kapan Harus Menunggu Realisasi Permen OTT

383

IMG_20170110_161540Jakarta, Selular.ID – Dahulu salah satu cara yang dilakukan operator menggenjot pertumbuhan pengguna data, yakni memberi kemudahan kepada konsumen ketika ingin mengakses layanan Over The Top (OTT) tertentu. Kemudahan akses yang diberikan operator, biasanya berupa bonus
gratis akses jejaring sosial seperti Facebook, Twitter dan semacamnya.

OTT sendiri merupakan layanan dengan konten berupa data, informasi atau multimedia yang berjalan melalui jaringan internet. Contohnya Google, Facebook, Yahoo, dan lain sebagainya.

Dalam perjalannya layanan data sekarang sudah begitu populer. Hanya saja permasalahan lain justru hadir dari popularitas layanan data itu sendiri. Layanan OTT yang dahulu menjadi pemikat oleh para operator, saat ini justru seakan menjadi benalu.

Operator menilai layanan OTT asing tidak memberi sumbangsih apapun kepada operator. Padahal di satu sisi, selama ini OTT asing tersebut, menggunakan infrastuktur maupun jaringan data milik operator, menjalankan roda bisnisnya.

Atas kesenjangan tersebut, berbagai pihak menuntut agar pemerintah segara membuat, aturan main yang jelas dari para penyedia layanan OTT. Sayang, sejauh ini belum ada realisasi dari pemerintah, seputar polemik OTT asing.

Ditemui di sela-sela kesibukannya, Rudiantara, Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), kembali menuturkan rencana pemerintah untuk merealisasikan Peraturan Menteri (PM) mengenai OTT asing. “Kalau Permen OTT saya berharap secepatnya. Semoga semester satu sudah terealisasi,” harapnya.

Ketiga disinggung realisasi Permen OTT yang terkesan begitu lama, Menteri yang akrab disapa Chief RA, beralasan, molornya rencana aturan OTT ini disebabkan karena belum matangnya aturan yang ada pada Rencana Peraturan Menteri (RPM) itu.

“Waktu itu belum settle. Tapi sekarang harus segera. Kalau terlalu berlarut-larut penyelesaian dengan Google kan rugi,” tuturnya.

Perlu diketahui, sebelumnya Chief RA, sempat menargetkan kelarnya PM tentang OTT pada Maret tahun 2016. Namun pada April 2016, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) baru mengeluarkan draft uji publik PM OTT. Hingga sekarang, aturan itu pun belum terealisasi dan dijanjikan akan kelar tahun 2017 ini.

URL: http://selular.id/6TWfGa