Oppo Akan Perkenalkan Teknologi Baru di MWC 2017

Oppo Akan Perkenalkan Teknologi Baru di MWC 2017

7783
Aryo Meidianto, Media Relation Oppo Indonesia
Aryo Meidianto, Media Relation Oppo Indonesia

Jakarta, Selular.ID – Oppo menjadi brand terbesar kedua setelah Samsung di Indonesia. Di mana berdasarkan laporan Quarterly Mobile Phone Tracker yang dikeluarkan International Data Corporation (IDC) pada kuartal ketiga 2016, Oppo tercatat berada di posisi kedua dengan meraih pangsa pasar 16,7% di Tanah Air.

Kinerja gemilang Oppo di tahun 2016, tidak diragukan salah satunya adalah berkat positioning yang tepat sebagai camera phone merupakan nilai lebih yang ditawarkan kepada pengguna.

Dalam hal ini, Oppo memang terbilang konsisten dalam mengeksplorasi fitur kamera sebagai kekuatan dalam bersaing dengan brand lain.

Merengkuh sukses di 2016, Oppo pun menyambut tahun 2017 dengan sejumlah harapan. Seperti dikatakan Aryo Meidianto, selaku Media Relation Oppo Indonesia, di 2017 Oppo membidik target lebih dari tahun 2016. Selain itu, lanjut Aryo, di tahun 2017 ini Oppo juga akan memiliki banyak aktivitas.

“Yang pasti kita akan nongol di MWC 2017, kita akan mengeluarkan teknologi baru,” ujar Aryo ketika ditemui redaksi Selular beberapa waktu lalu.

Baca Juga:  Oppo 5x Lossless Zoom Mencuri Perhatian MWC 2017

Sayangnya, Aryo tidak mengungkap lebih jauh teknologi baru apa yang akan diperkenalkan Oppo di ajang bergengsi tahunan yang sedianya akan digelar di Barcelona itu.

Adapun dari sisi produk sendiri, di tahun 2017 Oppo kembali menegaskan bahwa pihaknya masih akan terus membidik segmen smartphone selfie.

“Respon pasar Indonesia adalah selfie. (Jadi) kita akan teruskan, tapi gimana bikin itu (smartphone selfie) menjadi unik. Unik bukan sekedar ngomongin spesifikasi teknologinya, tapi gimana hasilnya itu oke. Karena orang melihat banyak produsen ngomongin selfie tapi ngga semua produsen membuktikan itu.” kata Aryo.

Bicara smartphone selfie, memang tidak sekedar masalah kamera depan dan resolusinya saja. Menurut Aryo, permasalahannya adalah apakah produsen itu bisa mengkombinasikan antara perangkat keras dan perangkat lunak.

“Ketika perangkat keras dan perangkat lunaknya bisa dikombinasikan itu akan menjadikan hasil fotonya lebih natural. (Jadi), kita tidak akan berbicara tentang megapiksel (saja),” tutupnya.

URL: http://selular.id/UUP4yw