Mastercard Manfaatkan Teknologi Intelegensi Artifisial Untuk Deteksi penipuan

Mastercard Manfaatkan Teknologi Intelegensi Artifisial Untuk Deteksi penipuan

SHARE

mastercard

Jakarta, Selular.ID – Mastercard memperkenalkan teknologi Intelegensi Artifisial pembuat keputusan (Decision Intelligence), yakni layanan bantuan untuk pengambilan keputusan dan pendeteksi penipuan yang komprehensif.

Solusi ini menggunakan teknologi intelegensi artifisial untuk membantu institusi keuangan dalam meningkatkan akurasi persetujuan transaksi secara aktual (real-time) dan mengurangi kesalahan dari penolakan transaksi.

Dalam keterangan resminya, Ajay Bhalla,President of Enterprise Risk and Security, Mastercard mengungkapkan, bahwa layanan ini merupakan pertama kalinya diimplementasikan secara langsung dalam jaringan Mastercard berskala global.

“Kami memecahkan masalah utama yang sering dialami pelanggan, yaitu mengalami penolakan transaksi ketika hendak melakukan pembelian,” ujar Ajay Bhalla.

Dengan menggunakan teknologi Intelegensi Artifisial dalam jaringan global, Mastercard, membantu institusi keuangan serta merchant untuk meningkatkan nilai persetujuan, dan juga pengalaman bertransaksi dari konsumen.

Dijelaskan Ajay Bhalla dalam membangun layanan eksklusif lain dari Mastercard, Decision Intelligence sebuah cara baru untuk menyelesaikan masalah lama dengan menggunakan algoritma termutakhir untuk menyediakan prediksi penilaian bagi penerbit kartu, berdasarkan analisa kecerdasan (intelligent).

Selanjutnya, mereka menggabungkan informasi tersebut ke dalam upaya mitigasi penipuan yang telah ada saat ini. Secara alternatif, para penerbit kartu dapat mengaktifkan perangkat Mastercard secara menyeluruh, yang membuat proses pengambilan keputusan berdasarkan data secara real-time dapat disesuaikan dengan akun, termasuk dalam mendefinisikan ambang batas kewaspadaan serta penolakan transaksi.

Teknologi cerdas dibalik Decision Intelligence menguji bagaimana sebuah akun tertentu digunakan dari waktu ke waktu untuk mendeteksi perilaku berbelanja yang normal maupun tidak normal. Dalam melakukan hal tersebut,

“Decision Intelligence memanfaatkan informasi akun seperti segmentasi nilai pelanggan (customer value), pembuatan profil risiko, lokasi, data merchant, data perangkat (device data), waktu, serta tipe pembelian yang dilakukan,” ujar Ajay Bhalla

Ajay Bhalla menambahkan, teknologi Intelegensi Artifisial sebagai komponen inti dalam jaringan Mastercard akan memberikan sebuah penilaian terhadap penipuan yang lebih baik di setiap transaksi. Fungsi terbaru ini dapat membantu meningkatkan akurasi persetujuan transaksi secara aktual dan mengurangi kesalahan penolakan transaksi. Dalam hal tertentu, seperti bahan bakar atau ATM, informasi dapat digunakan secarareal-time untuk bereaksi terhadap potensi kekhawatiran secara lebih cepat, sehingga dapat mengurangi biaya operasional seperti penagihan kembali (chargebacks).

Teknologi ini merupakan sebuah fitur inti dalam platform World Elite yang telah ditingkatkan dan juga membantu seluruh brand dan produk dari Mastercard di seluruh negara.

URL: http://selular.id/9oBHs1