Diskon Palsu Buat Target Halbolnas 2016 Meleset?

Diskon Palsu Buat Target Halbolnas 2016 Meleset?

3779

IMG_20161219_133833Jakarta, Selular.ID – Gelaran Hari Belanja Online Nasional (Harbolnas) yang berlangsung dari tanggal 12 hingga 14 Desember 2016 usai sudah. Saat awal akan dimulainya, pihak panitia pasang target Halbolnas 2016 bisa nilai transaksinya bisa naik 2-3 kali lipat, dibanding tahun lalu. Dengan target tersebut, artinya nilai transaksi Harbolnas tahun 2016 harus mencapai Rp 6,3 triliun.

Namun setelah usai acara Harbolnas, target angka nilai transaksi itu nampaknya tidak tercapai. Berdasarkan hasil temuan Nielsen, estimasi total nilai transaksi Harbolnas 2016 mencapai Rp 3,3 triliun. Hanya saja memang ada kenaikan dari sisi penjualan. Kenaikan itu rata-rata 3,9 kali bila dibandingkan dengan hari biasa

Menurut Miranda Suwanto, Ketua Panitia Harbolnas, targetnya adalah sebenarnya ingin mengajak konsumen untuk berbelanja online. “jika merujuk dari hasil survei Shopback dan Nielsen, target mengajak konsumen untuk berbelanja online tercapai,” ucapnya.

Baca Juga:  Menuju Harbolnas 2016, Ini Survei Perilaku Konsumen

Saat disinggung melesetnya nilai transaksi Harbolnas 2016, lantaran masih banyaknya diskon palsu palsu yang “bergentayangan”, Miranda menilai bukan itu penyebabnya. Menurutnya, target nilai transaksi yang berbeda dengan yang diharapkan itu lantaran terjadinya perubahan pola konsumsi konsumen.

“Ada shifting juga dari produk yang dibeli konsumen. Ternyata berdasarkan riset dari Nielsen produk yang meningkat banyak dibeli adalah produk-produk kebutuhan sehari-hari. Kalau dibandingkan gadget itu kan berbeda ya value produknya. Itu juga yang mungkin menyebabkan nilai transaksinya berbeda ya,” tuntas Miranda yang juga menjabat sebagai SVP Strategic Partnership
& Business Development Lazada Indonesia ini.

URL: http://selular.id/x55L15