IDC : Penjualan Smartphone Bekas Meningkat dengan Cepat

IDC : Penjualan Smartphone Bekas Meningkat dengan Cepat

Cara-Menjual-SmartphoneJakarta, Selular.ID – Peningkatan penjualan handset tidak hanya terjadi pada perangkat yang baru saja. Penjualan smartphone bekas ternyata juga diprediksi bakal meningkat signifikan.

Mengutip laporan terbaru IDC sebagaimana dilansir DigiTimes, disebutkan bahwa secara global penjualan handset bekas akan meningkat dari sekitar 81,3 juta unit di 2015 menjadi 223 juta unit pada tahun 2020. Atau secara persentase penjualan handset bekas mengalami laju pertumbuhan majemuk tahunan (Compound Annual Growth Rate/CAGR) sebesar 22,3%.

Dalam laporannya, IDC mengatakan bahwa pasar smartphone bekas telah mengalami pertumbuhan yang pesat selama beberapa tahun terakhir. Hal ini salah satunya disebabkan oleh program trade-in dan buyback di sejumlah channel dan platform.

Baca Juga:  Samsung Galaxy S8 dan S8+ Hadir di Indonesia, Ini Spesifikasi, Fitur Andalan dan Harganya

Di Amerika Serikat, misalnya, banyak operator, ritel, dan ritel online yang menerapkan beberapa jenis strategi trade-in atau platform untuk membeli perangkat dengan diskon yang cukup menggoda. Program ini pun juga telah bermunculan, baik di Eropa Barat maupun Asia selama tiga sampai lima tahun terakhir.

Adapun bicara mengenai harga jualnya, IDC mengungkap bahwa rata-rata untuk sebuah perangkat yang masih bisa digunakan harganya diperkirakan ada di kisaran US$ 136 pada tahun 2020. Adapun secara total, nilai pasar untuk perangkat bekas yang masih bisa digunakan diperkirakan akan mencapai US$ 30 miliar tahun ini.

URL: http://selular.id/LJafFL