Ancam Industri, Pemerintah Akan Keluarkan Aturan Buat Youtube cs

Ancam Industri, Pemerintah Akan Keluarkan Aturan Buat Youtube cs

1619

ketua-brtiJakarta, Selular.ID – Keberadaan layanan over-the-top (OTT) terus meningkat seiring dengan kemajuan teknologi itu sendiri. Tidak diragukan bahwa di satu sisi OTT manfaat bagi pelanggan telekomunikasi, namun di sisi lainnya keberadaan OTT juga bisa mengancam industri telekomunikasi serta industri lainnya.

Terkait dengan keberadaan OTT yang makin banyak, Ahmad M Ramli, selaku Ketua BRTI, mengisyaratkan perlunya ada aturan tentang itu.

“OTT Players sekarang sudah makin banyak, oleh karena itu kita sudah akan mengeluarkan peraturan menteri tentang OTT,” kata Ahmad M. Ramli ketika menjadi pembicara di Seminar Nasional ‘Mendorong Efisiensi Berkeadilan Industri Telekomunikasi Nasional yang digelar oleh INDEF kemarin (3/11).

Ahmad M. Ramli, mengibaratkan OTT seperti sebuah rest area di jalan tol. Meski tidak pernah membangun jalan tol, rest area ikut mendapatkan keuntungan. Hanya saja, dia menilai rest area dianggap masih lebih baik karena ketika membuka usaha mereka harus bayar sewa, perlu izin, dan lain-lain.

Baca Juga:  XL Berikan Akses Gratis YouTube dan Genflix

“OTT sama sekali tidak pakai izin, dia lewat saja di sana, dan dia dapat keuntungan yang besar. Ternyata dia mendapat revenue dari berbagai hal. Oleh karena itu akan kita atur, bagaimana pajaknya, bagaimana peraturan menterinya,” tandasnya.

Tidak sebatas itu saja, keberadaan OTT juga disebut Ahmad M. Ramli mengancam industri lainnya, misalnya industri pertelevisian. “Sekarang orang nonton TV sudah tinggal 2 jam 22 menit satu hari, sementara pengakses media sosial itu sudah 4 jam 42 menit, dua kali lipatnya,” ungkap Ahmad M. Ramli.

Begitupun di sektor hak cipta, menurut Ahmad M. Ramli, ancaman tertinggi hak cipta juga datang dari OTT.

“Kemudian ini juga soal intellectual property. Kalau kita mau jujur, ancaman tertinggi hak cipta itu juga dari OTT. Oleh karena itu, OTT dalam waktu dekat itu juga di setting. Youtube itu harus bayar. Apa bedanya Youtube dan TV?” tutupnya.

URL: http://selular.id/QRHm3U