Pedagang : Legalitas Produk Tidak Lagi Jadi perhatian Utama Konsumen

Pedagang : Legalitas Produk Tidak Lagi Jadi perhatian Utama Konsumen

SHARE

IMG_20160903_141903Jakarta, Selular.ID – Apple diketahui sudah mengajukan surat pengujian untuk smartphone terbarunya, yakni iPhone 7 dan 7 Plus di Indonesia. Hingga
kini belum diketahui, sudah sejauh mana tahap pengujian kedua punggawa iPhone tersebut.

Walau belum diketahui kapan iPhone 7 dan 7 Plus rilis di Indonesia, bukan berarti konsumen di Tanah Air belum bisa memiliki kedua produk terbaru tersebut.

Yup, melalui jalur tidak resmi atau ilegal, iPhone 7 dan 7 Plus, sudah bisa dibeli oleh konsumen di Tanah Air. Untuk mendapatkan iphone ilegal tersebut sangat mudah, pasalnua sudah banyak toko online yang menjualnya secara terang-terangkan.

Jika tidak percaya dengan toko online, iPhone 7 dan 7 Plus juga sudah mulai banyak beredar, di toko konvensional di beberapa pusat ponsel utama, salah satunya Mal Amabasador.

Menurut salah satu pegawai Celebes Cell, ketika banyak online shop jual iPhone 7 dan 7 Plus, produk tersebut juga mulai beredar di toko konvensional. “Saya lupa tanggal pastinya, kurang lebih 1 minggu produk itu (iPhone 7 dan 7 Plus) dijual di toko online, pedagang tradisional pun sudah mulai menjual kedua iPhone generasi terbaru itu,” tuturnya.

“Karena masih baru, dan produk ilegal pedagang belum berani terbuka memasarkan iPhone 7 dan 7 Plus. Hitung-hitung tes pasar dulu mas, kita juga takut kena razia,” tutur pegawai yang enggan disebutkan namanya tersebut.

Tidak Masalah Beli iPhone BM

Masih dikawasan Mal Amabasdor. Cerita lain seputar duo iPhone 7, diungkapkan Bom-bom pemilik F-Cell. Menurutnya, jauh sebelum pihak Apple merilis iPhone 7, ternyata sudah banyak pelanggan yang menanyakan ketersedian iPhone generasi baru itu di pasaran.

“Jujur sempat heran, kenapa banyak pelanggan saya ingin sekali membeli iPhone 7, padahal produknya kala itu belum juga dirilis. Saya sempat bingung jawab pertanyaan mereka,” ucapnya bercerita.

Pria bertubuh subur ini melanjutan, rata-rata mereka yang membeli iPhone terbaru, sudah mengetahui jika produk tersebut adalah perangkat ilegal. Dan mereka tidak mempersoalkan masalah legalitasnya.

“Karena mereka sudah status produknya adalah iPhone ilegal, konsumen tidak banyak tanya soal after sales. Kondisi ini bikin jualan iPhone BM semua tipe jadi lebih mudah. Kalau untuk penjualan iPhone 7 dan 7 Plus versi BM sendiri, khusus untuk gerai saya cukup lumayan. Sejauh ini sudah jual 2 unit,” terangnya

Pada kesempatan yang sama, Jacky pemilik J-Phone, juga membenarkan jika konsumen yang membeli iPhone generasi terbaru, tidak mempersoalkan masalah legalitas produk.

“Jauh sebelum iPhone generasi baru sulit beredar di Indonesia, lantaran aturan TKDN. Konsumen yang membeli iPhone BM juga sudah banyak. Karenanya saya tidak heran, kalau iPhone 7 dan 7 Plus tetap dicari walau produknya datang secara tidak resmi,” ungkapnya

“Kalau boleh jujur, kondisi ini juga berlaku untuk beberapa produk dari pabrikan lain yang masih terganjal TKDN, salah satunya Xiaomi. Bisa dikatakan, saat ini masalah legalitas tidak lagi jadi persoalan utama konsumen. Selama produk yang dicari ada, serta berfungsi baik, legalitas bisa menjadi urutan yang kesekian,” pungkasnya beranalisis.

URL: http://selular.id/2DJT6H