Hengky Setiawan : Tangkap Penyelundup Smartphone Ilegal

Hengky Setiawan : Tangkap Penyelundup Smartphone Ilegal

SHARE

Hengky SetiawanJakarta, Selular.ID – Peredaran smartphone ilegal khususnya merek-merek favorit, dalam setahun terakhir terlihat semakin marak. Iming-iming keuntungan besar membuat pemain di bidang ini semakin nekat. Namun sepandai-pandainya tupai melompat, pasti ada waktu apesnya. Aparat kepolisian terlihat mulai bertindak tegas.

Hal ini dibuktikan dengan langkah Polda Metro Jaya mengamankan dua truk bermuatan handphone ilegal di pintu keluar tol Slipi Jaya Jalan S Parma, Jakarta Barat (7/6). Saat ditangkap, pengemudi dua truk tak bisa menunjukkan kelengkapan dokumen barang muatannya.

Kasat Brimob Polda Metro Jaya Kombes Pol Gatot Haribowo mengatakan, handphone berbagai merek yang diangkut truk bak tertutup jenis Mitsubisi dengan nopol B 9798 IL dan Izuzu nopol 9064 BZ tersebut berjumlah sekitar 10.000 unit.

“Perinciannya, truk nopol B 9064 BZ memuat 5.000 handphone, terdiri dari handphone Xiaomi Mi 4i 16GB seberat 1 ton, iPhone 5 seberat 1 ton, HP Xiaomi Redmi 2 Pro sekitar 1 ton dan 1 kardus iPhone 6S,” kata Gatot Haribowo, Selasa (7/6/2016).

Sedangkan truk nopol B 9798 IL, lanjut Gatot, berisi 5.000 handphone yang terdiri dari iPhone 5s seberat 1 ton, handphone Xiaomi Mi3 sekitar 1 ton dan 1 Valet Sporster Titan FXS dengan perkiraan berat 1 ton.

Dalam penangkapan itu, polisi juga mengamankan tiga tersangka, yaitu Nuryasin (sopir Mitsubisi), Ali Priyanto (sopir Izuzu) dan Parmuji (kenek). “Aksi penyelundupan handphone impor dari Singapura itu sudah berlangsung selama enam bulan,” ujarnya.

Garot Haribowo menuturkan, sindikat ini sengaja masuk dari Bandara Halim Perdanakusuma karena tidak ada petugas Bea dan Cukai. Padahal seharusnya semua produk impor melalui udara harus masuk melalui bandara internasional. Akibatnya, dalam enam bulan potensi kerugian negara diperkirakan sekitar Rp15 miliar.

Menanggapi semakin maraknya peredaran smartphone ilegal, khususnya merek-merek yang diburu masyarakat, yakni Xiaomi dan iPhone, chairman Telesindo Group Hengky Setiawan, pun angkat bicara.

Kepada Selular.ID, Hengky mendukung penuh langkah aparat kepolisian menangkap para penyelundup itu.  Menurutnya, negara semakin dirugikan jika praktek penyelundupan ini terus dibiarkan.  Hal ini juga memukul distributor resmi karena membayar lebih mahal terkait aturan pajak.

“Banyaknya smatphone ilegal membuat pemain-pemain yang berbinis lewat jalur tidak mendapatkan fairness karena tidak bisa berkompetisi karena harga yang ditawarkan berbeda jauh”, ujar Hengky. Ia pun berharap, kasus penangkapan tersebut dapat diteruskan ke pengadilan, agar bisa memberikan efek jera bagi para pelaku.

 

 

 

URL: http://selular.id/EZfmPx

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here