Serius Garap 4G, Smartfren Tidak Akan Kembangkan CDMA Lagi

Serius Garap 4G, Smartfren Tidak Akan Kembangkan CDMA Lagi

Laporan Jurnalis Selular.ID dari Seoul , Korea Selatan

2202
IMG_20151006_1317
Roberto Saputra, Direktur Smartfren

Seoul, selular.ID – Smartfren benar-benar ingin move on dan serius dalam pengembangan layanan 4G-nya. Operator ini pun berharap pelanggannya juga akan melakukan hal yang sama. Tapi bagaimana jika nantinya masih ada pelanggan Smartfren yang masih setia menggunakan layanan  CDMA ?

 

Ketika ditanya hal tersebut dalam acara Smartfren Media Visit LG Innotek di Korea (5-8/10/2015), Roberto Saputra, Direktur Smartfren, menjawab pelanggan CDMA nantinya tetap akan di-maintain, sepanjang masih ada demand layanannya juga tidak akan dimatikan begitu saja. “Tapi Smartfren tidak akan lagi mengembangkan layanan CDMA. Juga tidak akan melakukan ekspansi lagi. Karena ingin fokus di 4G” tambahnya.

 

Roberto juga memperkirakan nantinya masih ada pelanggan yang setia menggunakan layanan CDMA, dan masih enggan beralih ke 4G. “Masih ada pelanggan yang loyal pada layanan CDMA” ujarnya. Lebih lanjut Roberto menjelaskan banyak pelanggan yang loyal menggunakan smartphone Andromax. Para pengguna itu belum mau mengganti smartphone-nya jika belum rusak. Selain itu menurutnya, selama ini masih banyak pengguna yang masih menggunakan layanan basic. “Akses internet pun kebanyakan pengguna hanya membuka social media. Dan itu cukup hanya dengan kecepatan 3G” ujar Roberto.

Baca Juga:  Beli Andromax B, Bonus Kuota 30GB

 

Selama ini ARPU (Average Revenue Per User) dari layanan CDMA Smartfren berkisar antara Rp25-30 ribu per bulan. Di mana level penggunanya kebanyakan di segmen menengah ke bawah. “Di Korea saja yang layanan 4G sudah duluan hadir, hingga saat ini masih ada sekitar 25% yang menggunakan layanan CDMA, 75% sisanya menggunakan 4G” tambah Roberto. Meski demikian, Roberto juga menyimpan keyakinan, nantinya akan semakin banyak pengguna yang akan tertarik dengan layanan 4G.

 

Namun kata Roberto tidak menutup kemungkinan nantinya jika layanan 4G sudah mendominasi, beberapa pengguna layanan CDMA yang masih tersisa mau tidak mau akan ‘dipaksa’ untuk migrasi ke 4G. “Mungkin bisa diberikan kompensasi atau benefit agar mereka mau pindah ke 4G” tambahnya.

URL: http://selular.id/9UX8ZN