Dollar Menguat, Polytron Urung Naikkan Harga Untuk Ketiga Kali

Dollar Menguat, Polytron Urung Naikkan Harga Untuk Ketiga Kali

1102

polytron

Jakarta, Selular.ID – Melemahnya nilai tukar Rupiah terhadap Dolar sepanjang tahun ini memicu kenaikan harga barang utama elektronik di tubuh perusahaan Polytron. Akibat situasi fluktuasi tersebut, vendor lokal ini menaikkan harga jual hampir tiga kali.

Santo Kadarusman, Public Relations & Marketing Event Manager PT. Hartono Istana Teknologi, mengungkapkan, dari kenaikan harga, pihaknya telah menaikkan harga dua kali yakni pada Februari dan Agustus 2015. Kenaikan harga berkisar 3-5 persen, di seluruh kategori produk. Ia menjelaskan, idealnya setiap kenaikan kurs dollar AS sebesar Rp500, ada penyesuaian kenaikan harga jual sebesar 3 persen.

Dengan skema penghitungan tersebut, Ia mengaku mestinya perusahaan menaikkan harga hingga 23 persen. “Tapi, kalau kami naikkan harga terlalu tinggi, siapa yang mau membeli produk di tengah situasi seperti ini,” ujar Santo.

Baca Juga:  Dilego Rp3,8 juta, Ini Paket Pembelian Polytron Prime 7s

Bahkan, pada Oktober ini sempat akan dinaikkan pula. Namun, ternyata posisinya mulai berbalik. Rupiah mulai menguat sehingga kenaikan harga dipertimbangkan kembali. “Begitu mau naik harga di Oktober, Dolar membaik. Jadinya gak jadi naik,” imbuhnya.

Selama semester pertama tahun ini, penjualan berbagai barang elektronik dari Polytron mengalami peningkatan yang signifikan hingga 7 persen, khususnya untuk produk elektronik rumahan. Meski alami kenaikan penjualan, ironinya perusahaan tidak memetik untung sama sekali. Nah, meski saat ini Dollar sedang turun, Polytron juga belum bisa mengantongi laba. “Kita ini untung tapi menutupi kerugian di semester pertama,” jelasnya.

Pada prinsipnya, Polytron ingin naik 30 persen tapi tak menampik bahwa kondisi bisnis saat ini masih jauh dari harapan. Kemungkinan sampai akhir tahun, kenaikan penjualan sebatas 20 persen.

URL: http://selular.id/Rpsy5b