Digusur Asus, Oppo Tak Lagi Masuk Lima Besar Smartphone di Indonesia

Digusur Asus, Oppo Tak Lagi Masuk Lima Besar Smartphone di Indonesia

8675

oppoJakarta – Selular.ID – Ketatnya kompetisi di pasar smartphone memaksa setiap pemain untuk terus berinovasi dan meluncurkan varian terbaru. Begitu juga dengan Oppo. Brand asal Tiongkok ini rajin menggelontorkan varian terbaru demi mengamankan pijakan di pasar domestik.

Seperti pada pertengahan Agustus lalu, Oppo Indonesia kembali menghadirkan produk terbarunya di ranah smartphone Android. Tidak hanya satu, tetapi dua perangkat sekaligus yang sama-sama mengandalkan desain sebagai nilai jual utamanya.

Kedua smartphone yang diperkenalkan di Jakarta, Rabu (19/8) tersebut adalah Oppo Mirror 5 dan Oppo R7 Lite. Dengan desain premium dan harga yang lebih terjangkau dibanding seri flagship mereka, pihak Oppo menyebut produk anyarnya itu sebagai VIP (Valuably Impressive Phone).

“Kami meluncurkan Mirror 5 & R7 Lite, dimana kedua produk ini akan menjadi andalan Oppo untuk kategori VIP yang membawa keanggunan desain eksterior, kamera berkualitas tinggi,spesifikasi canggih, namun dalam harga yang lebih kompetitif,“ ujar Ivan Lau, CEO OPPO Indonesia.

Untuk Mirror 5, Oppo mengadaptasi teknik UV embossing yang sebelumnya digunakan di R1X. Tak heran jika pengguna akan kembali menemukan desain berlian yang mewah pada cover belakangnya.

Sementara R7 Lite tampil lebih menawan dengan desain unibody dan layar lengkung 2.5D, serta penggunaan materi metal lebih dari 92 persen. Bodinya terlihat sangat tipis dan premium seperti yang ditampilkan keluarga R7 sebelumnya.

Meski dibekali oleh beragam fasilitas dan fitur yang mumpuni, sayangnya peluncuran dua smartphone tebaru itu tak mampu mengangkat posisi Oppo. Malah yang terjadi, Oppo mulai kesulitan mengatasi agresifitas para pesaing dan berdampak pada anjloknya market share.

Berdasarkan data dari lembaga riset Counterpoint Technology Market Research, kuartal kedua tahun ini menampilkan pencapaian beberapa merek dengan porsi sebagai berikut, Evercoss masih bertengger sebagai jawara dengan pangsa pasar 18,5%. Disusul Samsung 16,6%, Microsoft 9,6%, Mito 7,6 %, dan Advan 7,3%. Data tersebut merupakan rekapitulasi dari pasar gabungan, feature phone dan smartphone.

Sementara itu, untuk pasar smartphone, Evercoss berada di posisi kedua setelah Samsung dengan menguasi pangsa pasar 14,3%, Samsung 24,2%, Advan 11%, Smartfren 10,4%, dan Asus 8,8%. Menurut data lembaga riset yang bermarkas di Hong Kong ini, untuk pasar ponsel secara keseluruhan, Samsung tergerus sangat besar dari 32,9% di Q1 tahun 2015 menjadi 24.2% di Q2 2015. Hal ini terjadi karena semakin maraknya merek-merek lain, terutama asal China, seperti  Xiaomi yang mengambil segmen smartphone kelas menengah Samsung.

Baca Juga:  OPPO Campus Club Gelar Aksi Hijau Pertama di Kampus UI

Walau begitu, Samsung masih bertahan sebagai merek smartphone terpopuler di Indonesia, diikuti oleh Evercoss, Advan, dan Smartfren. Oppo yang sebelumnya mengisi posisi kelima harus rela digusur Asus yang semakin diburu oleh konsumen di tanah air.

Memang jika dibandingkan Oppo, Asus menjadi ponsel yang cukup laris di pasaran saat ini khususnya Asus Zenfone .

Dari penelusuran Selular.ID di kedua  pusat penjualan ponsel ITC Roxy Mas Jakarta dan Roxy Square Jakarta (10/11), beberapa gerai menyebutkan kalau beberapa seri Asus seperti Asus Zenfone 5, Asus Zenfone 4S dan Asus Zenfone 6 barangnya susah dicari, padahal banyak pembeli yang ngebet ingin mengoleksi.

URL: http://selular.id/WmC6a2