Mas’ud Khamid, Figur Penting di Balik Kinclongnya Kinerja Telkomsel

Mas’ud Khamid, Figur Penting di Balik Kinclongnya Kinerja Telkomsel

SHARE
Direktur Sales Teelkomsel, Mas'ud Khamid
Direktur Sales Teelkomsel, Mas’ud Khamid

Jakarta, Selular.ID – Telkomsel bisa disebut sebagai salah satu fenomena industri selular di Indonesia.  Pasalnya, kinerja operator yang identik dengan warna merah itu, tak pernah tertandingi oleh pemain lainnya. Sejak mengambil alih posisi market leader pada 1999 dari tangan Satelindo, posisi Telkomsel pun tak berubah hingga kini.

Lebih hebat lagi, pertumbuhan pelanggan yang sudah mencapai 150 juta pada kuartal pertama 2016, sejalan dengan kinerja keuangan yang tetap positif. Padahal operator lain masih berdarah-darah, termasuk dua pesaing terdekatnya, Indosat Ooredoo dan XL Axiata.  Tingginya beban perusahaan, rugi dari selisih kurs, ditambah dengan turunnya pendapatan, menjadi pemicu membengkaknya kerugian yang ditanggung banyak operator.

Namun hal itu tak berlaku bagi Telkomsel. Selama empat tahun berturut-turut (2012 – 2015) Telkomsel mampu meraih pertumbuhan double digit growth (Revenue, EBITDA dan Net Income) atau pertumbuhan di atas 10%.  Jauh melebihi industri hanya tumbuh rata-rata 8%-9% .

Tentu saja selalu terdapat figur-figur penting dibalik mengkilapnya kinerja anak perusahaan Telkom itu. Salah satunya adalah Mas’ud Khamid. Pria kelahiran Gresik, 12 Desember 1064 ini, memiliki peran yang sangat menantang karena posisinya yakni sebagai direktur sales yang ia emban sejak 2012. Mas’ud dikenal, punya visi yang kuat untuk mempertahankan posisi Telkomsel dari kejaran para pesaing.

Alhasil, selama empat tahun menempati posisi tersebut, Mas’ud turut mengantarkan market share yang terus tumbuh dan expansi layanan internasional ke 4 negara (GraPARI Hongkong, GraPARI Kuala Lumpur, GraPARI Mekkah dan GraPARI Singapura).

Hal ini didukung dengan kemampuan leadership in operation, sales dan marketing untuk mencapai target sales sebelum waktunya dimana dampaknya adalah pertumbuhan YoY (year on year) market share yang naik tajam sehingga beberapa pesaing justru mengalami negative growth.

Mas’ud juga tak hanya piawai dalam urusan sales. Sebagai Chief of Command Transformation CRM, pria yang akrab dipanggil MK ini, telah berhasil mengganti platform sistem layanan CRM (Customer Relationship Management) yang baru untuk mendukung customer experience. Pada akhirnya, Telkomsel terus dapat memberikan pelayanan terbaik sesuai dengan perubahan gaya hidup pelanggan dan teknologi ke depan.

Sukses menggawangi transformasi CRM, memberikannya tantangan lain, yakni sebagai Chief of Command 4G LTE yang dijabatnya sejak 2014. Mas’ud memperkuat platform teknologi terbaru masa kini yakni 4G LTE Telkomsel dimana Telkomsel sebagai provider pertama di Indonesia yang saat ini telah menjangkau 110 kota/kabupaten di seluruh Indonesia. Keberhasilan yang lain adalah peluncuran 400 Mobile GraPARI untuk mengcover 544 Kabupaten di seluruh Indonesia.

Dengan pencapaian tersebut, Mas’ud sangat layak diganjar dengan penghargaan terbaik, yakni sebagai “Excellence in Performance”, dalam ajang Selular Award ke-13 di Balai Kartini, Jakarta (25/5/2016).

Selain Mas’ud, penerima award dalam katagori ini adalah Roberto Saputra (Direktur Marketing Smartfren Telecom), Dicky Moechtar (President Director Internux Bolt!), dan Yessy D. Yosetya (Direktur Layanan Digital XL Axiata).

URL: http://selular.id/JWAOjX