Jaringan Keselamatan Publik dan Langkah Menuju Smart City

Jaringan Keselamatan Publik dan Langkah Menuju Smart City

1819

nokia indonesiaJakarta, Selular.ID – Kota pintar atau Smart City sudah mulai direalisasikan di beberapa kota di Indonesia. Seperti Jakarta, Bandung, Surabaya dan lainnya. Namun Smart City masih menjadi konsep yan terus dikembangkan. Berbagai inovasi dilakukan untuk menyempurnakan konsep ini. Karena inilah yang menjadi masa depan bagi perbaikan kehidupan masyarakat yan tinggal di dalam kota tersebut.

Robert Cattanach, President Director of Nokia Indonesia mencoba menuangkan idenya tentang pengembangan Smart City di Indonesia dalam sebuah tulisan yang dikirimkan ke Selular.ID berikut ini :

Jaringan Keselamatan Publik dan Langkah Menuju Smart City

Konsep smart city bukan hal yang benar-benar baru. Namun dalam beberapa tahun terakhir hal tersebut telah jadi populer karena tren yang berkembang menuju urbanisasi telah memunculkan pertanyaan-pertanyaan penting mengenai cara pemerintah kota menyediakan layanan-layanan untuk populasi yang akan berkembang pesat di masa mendatang.

Urbanisasi terjadi secara besar-besaran di berbagai daerah di Indonesia, sehingga 75% orang Indonesia akan tinggal di perkotaan pada tahun 2035, menurut Gubernur Bank Indonesia, Agus DW Martowardojo.[1]

Smart city, berdasarkan definisinya, akan memanfaatkan sejumlah teknologi untuk menyediakan  layanan-layanan perkotaan otomatis yang lebih terhubungkan, tersedia di mana-mana, mulai dari manajemen lalu lintas, menjaga ketertiban, pengumpulan limbah hingga layanan kesehatan. Namun, apa teknologi yang paling penting untuk evolusi smart city? Hal yang sama pentingnya adalah, apa langkah awal yang tepat untuk evolusi tersebut?

Bagi banyak pemerintah, satu langkah menuju arah ini adalah dengan memodernisasi jaringan keselamatan publik mereka menjadi broadband. Mengapa? Layanan tanggap darurat bisa dibilang sebagai layanan paling penting yang perlu disiapkan oleh setiap pemerintah kota. Mengatasi kejahatan dan gangguan masyarakat, memberikan penanganan medis yang mendesak kepada warga kota dan pendatang yang sakit dan terluka, memberikan bantuan saat terjadi bencana, baik bencana alam atau yang disebabkan manusia – semua adalah layanan yang kita harapkan ditangani oleh pemerintah kota. Inilah sebabnya kami melihat beberapa kota di seluruh dunia mengeksplorasi cara-cara terbaik untuk memungkinkan layanan broadband bagi tim tanggap darurat.

Beberapa kota melihat adanya kebutuhan jaringan broadband yang dapat menunjang beberapa kemampuan, seperti streaming video secara real-time dan memberikan data-data penting seperti skema bangunan, bio-monitoring dari tim tanggap darurat dan berbagai informasi lainnya. Jaringan radio keselamatan publik yang ada saat ini tidak mampu memberikan kemampuan-kemampuan tersebut, sehingga pemerintah kota melakukan dua pendekatan untuk memodernisasi jaringan mereka, yaitu melalui renovasi backhaul dan kemampuan memindahkan data – biasanya dengan Internet Protocol/Multiprotocol Label Switching (IP/MPLS) dan teknologi packet microwave transmission– dan meluncurkan jaringan LTE untuk memberikan jalur mobile broadband bagi tim tanggap darurat. Bahkan kami telah melihat kegiatan seputar penerapan LTE untuk keselamatan publik dalam beberapa kasus seperti di Korea, Inggris dan Dubai, dan cara baru penerapan broadband yang berkembang setiap hari, seperti munculnya kebutuhan untuk mengembangkan pengelolaan penggunaan drone untuk mendukung keselamatan publik dan smart city.

Modernisasi jaringan keselamatan publik di kota juga telah memberikan berbagai manfaat lainnya kepada pemerintah daerah. Misalnya, banyak kota telah merasakan beberapa manfaat dari teknologi IP/MPLS yang sangat mengesankan sehingga mereka mulai mengalihkan berbagai layanan-layanan yang ada di kota ke jaringan tersebut. Karena jaringan tersebut mampu mendukung berbagai layanan secara bersamaan, ini jadi cara yang ideal untuk mengkonsolidasikan jaringan yang secara tradisional dibangun untuk mendukung setiap layanan kota. Menghilangkan ‘silo’ tersebut secara substansial mampu mengurangi biaya, baik dalam hal pengeluaran biaya modal awal dan biaya operasional yang sedang berlangsung, maupun biaya pengelolaan.

Tentunya efisiensi biaya bukan satu-satunya alasan bagi beberapa kota untuk memodernisasi jaringan keselamatan publik mereka (walaupun pastinya hal tersebut memiliki daya tarik). Sebaliknya, pengenalan jaringan mobile broadband yang sebenarnya akan memungkinkan aplikasi layanan darurat multimedia yang menakjubkan. Bayangkan menikmati streaming video berkualitas tinggi untuk beberapa orang secara bersamaan saat situasi darurat – kemampuan semacam ini dapat menjadi hal yang tak ternilai dalam manajemen situasi seperti penembakan masal/kejadian penyanderaan.

Baca Juga:  Seri "Heart", Nokia 6 Versi Murah Segera Dirilis?

Jenis layanan suara dan data penting yang saya telah deskripsikan sangat bergantung pada jaringan yang sangat kuat dengan latensi yang sangat rendah, diferensiasi QoS yang jelas dan kemampuan keamanan yang ketat. Untungnya, teknologi-teknologi jaringan yang tersedia kini dapat memenuhi persyaratan ini, dan packet microwave dan jaringan IP/MPLS saat ini hanyalah langkah pertama dalam evolusi menuju mobile broadband yang sesungguhnya dengan pembaharuan ke LTE yang akan segera terjadi. Jaringan yang digunakan saat ini sudah menawarkan potensi untuk mendukung penggunaan dan aplikasi keselamatan publik yang benar-benar baru. Teknologi-teknologi ini juga menjadi fondasi peralihan ke teknologi 5G, yang akan terjadi sebentar lagi.

Kita juga perlu mulai melihat keselamatan publik dari perspektif yang lebih luas dibandingkan dengan pesan suara dan teks tradisional dengan menggunaan handsets antar para tim tanggap darurat. Dengan perkembangan Internet of Things, miliaran sensor dan alarm otomatis atau sistem peringatan – semua memberikan data secara real-time – akan menjadi sebuah kenyataan. Sensor-sensor yang terhubungkan ini akan menyediakan sejumlah informasi yang dapat dianalisis dan dibagi melalui jaringan mobile broadband yang sama. Pikirkan tentang keselamatan jalan, misalnya – mobil-mobil yang terhubungkan terus menerus akan memberikan isyarat kepada satu sama lain dan ke pusat kontrol tentang kondisi jalan dan potensi bahaya, sehingga memberikan peringatan real-time kepada pengendara lainnya.

Sensor di jalan raya juga akan membantu polisi untuk lebih mengontrol arus lalu lintas dan mencegah kemacetan jalan raya di waktu-waktu penting seperti Idul Fitri dan liburan akhir tahun. Pikirkan tentang sensor yang terhubungkan yang memantau tingkat permukaan air dan memberi peringatan banjir lebih awal, atau sensor yang dapat menelusuri level polusi, asap, panas atau kebisingan – semuanya dapat memberikan sinyal bahaya kepada warga setempat. Sensor terhubungkan yang serupa yang ditempatkan di daerah-daerah rawan bencana juga dapat memberikan peringatan kepada penduduk yang tinggal di area-area yang berpotensi Tsunami dan bencana alam lainnya.

Big data yang dihasilkan akan meningkatkan kecerdasan kolektif kota, memfasilitasi perencanaan dan mampu memberikan respon lebih cepat. Kami juga melihat perangkat wearable dan aplikasi yang berhubungan dengan kesehatan yang dapat membantu memberikan penilaian terhadap kondisi orang yang mengalami kecelakan sehingga membantu memandu persiapan staf rumah sakit dan tenaga medis

Ketika jaringan keselamatan publik akan menjadi semakin kuat, tangguh dan aman, jaringan tersebut juga akan menjadi sangat fleksibel, mampu mendukung segala layanan dan aplikasi secara bersamaan. Saat keselamatan publik mungkin pada awalnya adalah pendorong modernisasi ini, jaringan yang dihasilkan bisa (dan hampir dipastikan) melakukan lebih banyak layanan biasa.  Layanan-layanan dasar, seperti pengumpulan limbah, membaca meteran, manajemen ketersediaan parkir, pemberitahuan kebocoran sistem air kota dan banyak lagi dapat dilakukan pada jaringan yang sama. Dalam hal ini, jaringan tersebut secara efektif menjadi otak dan sistem saraf kota, yang akan menjadi lebih cerdas dan lebih terotomatisasi karena ada lebih banyak teknologi-teknologi canggih yang diperkenalkan.

Yang paling menarik adalah bahwa proses ini sudah berlangsung. Masa depan akan lebih dekat daripada yang Anda kira.

 

 

 

URL: http://selular.id/Ex0koc