Mabes TNI Kaji Keamanan Proyek Google Loon

Mabes TNI Kaji Keamanan Proyek Google Loon

3810

Google-LoonJakarta, Selular.ID – Teka-teki seputar kelanjutan proyek Google Loon atau dikenal juga sebagai balon internet Google di Indonesia, mulai ada titik terang. Proyek penyebarkan koneksi internet di berbagai wilayah terpencil di Indonesia dengan bantuan balon itu, kabarnya akan mulai direalisasikan.

Ditemui usai penandatangan pencairan dana proyek palapa Ring Paket Barat, Rudiantara Menteri Komunikasi dan Informatika,
mengungkapkan langsung kepada media, jika proyek gagasan Google tersebut dipastikan akan segera dilanjutkan.

Rudiantara, menjelaskan jika proyek yang melibatkan operator selular di Indonesia tersebut, saat ini sedang dikaji dari segi
keamanannya. “Google sudah berkomunikasi dengan Mabes TNI. Terutama terkait pembahasan dari segi keamanan,” jelasnya.

“Selain itu, Google juga harus mengantongi izin dari Kementerian Perhubungan karena mereka menggunakan ruang lintas udara. Google bahkan sudah bertemu Menteri perhubungan, sebelum adanya pergantian menteri yang baru,” imbuhnya.

Baca Juga:  Sepak Terjang Omoco di Indonesia (Interview Eksklusif)

Dia berharap, tahun ini balon internet Google bisa dilakukan uji coba, pasalnya dari sisi Kementerian yang dipimpinnya, telah
membicarakan hal itu dengan tiga operator selular. “Bahkan sudah diatur alokasinya lokasinya. Untuk Indosat Ooredoo di
sebelah mana, untuk Telkomsel di sebelah mana, dan XL juga di sisi mana,” jelasnya.

Pada awalnya, penerapan uji coba balon internet Google akan dilakukan kuartal pertama tahun 2016. Namun hingga saat ini belum ada tanda-tanda dari penerapan uji coba itu. Nantinya, dalam uji coba tersebut, tiga operator selular sepakat untuk
mengintegrasikan balon internet Google di frekuensi 900 MHz milik ketiga operator.

Balon internet Google ini rencananya akan terbang di atas kawasan timur Indonesia seperti Kalimantan, Sulawesi, Papua, untuk menyebarkan sinyal 4G LTE.

URL: http://selular.id/ek21oY