Demam Smartphone Picu Layanan Data di Bukit Tinggi

Demam Smartphone Picu Layanan Data di Bukit Tinggi

1544

bukit tinggi (1) Bukit Tinggi, Selular.ID – Nama Bukit Tinggi tentu sudah tak asing di kalangan wisatawan. Di musim lebaran, kota berhawa sejuk di Sumatera Barat yang identik dengan Jam Gadang ini, semakin padat dengan ribuan warga yang menyemut. Jam Gadang memang menjadi salah satu ikon kota yang berada di lereng Bukit Barisan ini. Meski begitu, berbagai destinasi wisata lainnya tak kalah menarik untuk dikunjungi, seperti Ngarai Sianok, Gua Jepang, atau Benteng Fort De Kock peninggalan masa kolonial Belanda.

Banyaknya destinasi wisata membuat aktifitas mobile internet di Bukit Tinggi terbilang tinggi. Mengunggah foto ke situs sosial media atau mengirimnya ke teman, kolega dan keluarga lewat layanan messenger seperti WA, Line atau Path menjadi kebiasaan baru bagi pelancong. Kondisi ini jelas dimanfaatkan oleh operator dan vendor handset untuk mengambil peluang pasar sebesar-besarnya.

Oppo misalnya, terbilang agresif dalam membangun brand image. Papan reklame brand asal Tiongkok dengan ukuran terbilang besar, menghiasi sejumlah toko ponsel di kawasan-kawasan strategis. Brand lain yang tak kalah sigap adalah Advan dan Coolpad.

Mulai beralihnya pengguna dari feature phone ke smartphone pada akhirnya mendorong pemakaian data lebih massif. Tren ini langsung dimanfaatkan oleh operator untuk menggenjot pengguna agar mulai beralih ke layanan 4G. Beragam promo terus digeber termasuk di kota Bukit Tinggi. Tiga operator masing-masing Indosat Ooredoo, Telkomsel dan Smartfren, sama-sama membuka booth di lokasi strategis, yakni pintu masuh utama depan Plaza Bukit Tinggi, satu-satunya pusat perbelanjaan modern di kota itu.

Baca Juga:  Netizen Indonesia Minta Perlindungan Data Pribadi di Internet

bukit tinggi (2)Menurut Fina, salah satu wiraniaga Smarfren, respon pelanggan terlihat sangat bagus. Sekitar 35-50 unit Andromax yang sudah berteknologi 4G dapat terjual setiap harinya. Termasuk perangkat MiFi yang dibandrol cukup terjangkau, yakni 300 ribu per unit.

“Animo terhadap smartphone yang tinggi menunjukkan bahwa masyarakat Sumbar khususnya Bukit Tinggi sudah mulai terbiasa mengakses layanan data”, ujar Fina.

Tingginya minat beli masyarakat Bukit Tinggi tak lepas dari terjangkaunya harga handset Andromax. Salah satu varian di segmen entry level misalnya dibandrol hanya Rp 650 ribu sudah support 4G, VOLTE, dan bonus data hingga 8 GB. Spesifikasi kamera depan dan belakang juga sudah mumpuni yakni 5 Mp. Ditambah layar 4,5 inch dan RAM 1 GB. Dengan spesifikasi yang terbilang wah dibandingkan harganya, wajar jika banyak konsumen terpincut.

URL: http://selular.id/IoMObe