Mantan VP Google: Hasil Foto Android Jelek Dibandingkan iPhone

Mantan VP Google: Hasil Foto Android Jelek Dibandingkan iPhone

SHARE

Vic Gundotra
Jakarta, Selular.ID – Jika Anda penasaran kenapa hasil foto smartphone Anda kurang memukau dibanding iPhone, mungkin Android bisa disalahkan. Begitulah kata mantan eksekutif Google yang dikenal luas sebagai otak dibalik Google Plus, Vic Gundotra.

Akhir pekan lalu Vic Gundotra mengunggah sebuah postingan di Facebook dan menyampaikan opini soal kemandekan perkembangan fotografi DSLR dan kamera-kamera raksasa yang menyertainya. Vic mengunggah dua foto anak-anaknya yang cantik, yang diabadikan saat makan malam menggunakan iPhone 7 Plus miliknya. Mantan VP Google itu pun memuji Apple.

“Saya meninggalkan kamera profesional saya di rumah dan memotret foto ini saat makan malam dengan iPhone 7 saya menggunakan fotografi komputasi,” tulis Gundotra di bawah foto. “Sulit dipercaya hasil ini (diambil di dalam restoran, diambil dengan ponsel tanpa lampu kilat) memukau.”

Postingan tersebut menyedot perhatian penggemar fotografi smartphone dan sejumlah orang pengguna Facebook menawarkan tandingan. “Memang era [kematian DSLR] telah tiba,” sebut seorang pengguna. “Samsung S8 bahkan melakukan pekerjaan yang lebih baik dibandingkan [iPhone 7].”

Melihat komentar itu, mantan eksekutif Google buka suara. Merasa diminta untuk menguraikan pendapatnya, Gundotra menulis argumen panjang yang cukup rinci soal apa yang diyakininya sebagai alasan ponsel Android masih tertinggal dari iPhone saat membicarakan kualitas foto. “Itulah masalahnya,” dia memulai. “Itu Android,” tulisnya.

Android adalah open source, sistem operasi yang harus netral ke semua pihak. Itu terdengar bagus sampai Anda masuk ke rinciannya. Pernahkah Anda bertanya-tanya mengapa ponsel Samsung memiliki susunan opsi-foto yang membingungkan? Haruskah saya menggunakan kamera Samsung? Atau kamera Android? Galeri Samsung atau Google Photo?

Itu karena ketika Samsung berinovasi dengan hardware yang mendasarinya (contohnya kamera yang lebih baik), mereka harus meyakinkan Google agar inovasi tersebut bisa muncul ke aplikasi lain melalui API yang sesuai. Dan itu bisa memakan waktu tahunan.

Bahkan inovasi terbesar tidak terjadi di tingkat hardware, melainkan di tingkat fotografi komputasi. (Google menghancurkan inovasi itu 5 tahun silam. Mereka punya “auto awesome” yang menggunakan teknik AI untuk menghilangkan keriput secara otomatis, memutihkan gigi, menambahkan vignetting, dll … namun baru-baru ini Google ketinggalan).

Apple tidak memiliki semua kendala itu. Mereka berinovasi dalam hardware yang mendasarinya, dan cukup memperbarui software dengan inovasi terbaru mereka (seperti mode potret) dan mengirimkannya.

Intinya: Jika Anda benar-benar peduli dengan fotografi hebat, Anda akan pakai iPhone. Jika Anda tidak keberatan terlambat beberapa tahun, belilah Android.

Bukan orang sembarangan, Vic Gundotra adalah orang yang memimpin divisi mobile secara keseluruhan di Google, jadi ia tahu betul apa yang ia posting. Apakah Anda setuju dengan argumen Gundotra? Bagaimana menurut Anda?

URL: http://selular.id/90rOnc

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here